Tekan Kepadatan Pagi Hari, Kasat Lantas Bekasi Berlakukan Contra Flow di Kawasan Summarecon

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Pada hari pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2026, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Metro Bekasi Kota menerapkan sistem contra flow di Jalan Ahmad Yani kawasan Summarecon, Senin (2/2/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas, khususnya pada jam sibuk pagi hari.

Penerapan contra flow merupakan salah satu langkah nyata kepolisian untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam berkendara.

Kepadatan arus lalu lintas terpantau terjadi pada pagi hari saat masyarakat berangkat bekerja. Volume kendaraan meningkat signifikan, terutama dari wilayah Bekasi Utara yang meliputi Jalan Perjuangan, Jalan Muhtar Tabrani, Jalan Pangeran Jayakarta, serta dari kawasan perumahan Summarecon. Mayoritas kendaraan mengarah ke Jalan Ahmad Yani dan akses Tol Bekasi Barat.

Melihat kondisi tersebut, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Aditya SIK, MSi, berinisiatif melakukan rekayasa lalu lintas dengan menerapkan contra flow dari Bundaran Piramid Summarecon hingga Jalan Ahmad Yani tepatnya di depan RS Mitra Keluarga Bekasi Barat.

Penerapan rekayasa lalu lintas ini terbukti efektif. Arus kendaraan yang sebelumnya kerap mengalami kepadatan hingga pukul 09.00–09.30 WIB, kini sudah kembali lancar sejak pukul 07.30 WIB setelah diberlakukannya contra flow.

Sat Lantas Polres Metro Bekasi Kota mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas selama Operasi Keselamatan Jaya 2026 berlangsung.(amy/jks)

 

Penulis : Jks

Editor : Ami

Berita Terkait

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri
Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah
Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media
WFH Diterapkan, Barantin Tetap Tancap Gas: Ribuan Sertifikat Karantina Terbit Tanpa Hambatan
May Day 2026: Buruh Turun ke DPR, Tolak Seremoni dan Desak UU Ketenagakerjaan Baru

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 08:31 WIB

Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN

Senin, 13 April 2026 - 16:26 WIB

Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri

Senin, 13 April 2026 - 08:21 WIB

Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah

Sabtu, 11 April 2026 - 09:07 WIB

Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB