SINGKAWANG – Perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang menjadi momentum bagi pemerintah pusat untuk menegaskan komitmen pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat pada 2–3 Maret 2026, dengan agenda yang memadukan penguatan infrastruktur dan dukungan terhadap keberagaman budaya.
Kegiatan diawali pada Senin (2/3/2026) dengan kedatangan di Bandara Singkawang. Menko AHY langsung meninjau proyek akses jalan menuju bandara yang dinilai krusial untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan akses jalan bandara ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari upaya kita membuka keterisolasian, memperlancar arus barang dan orang, serta menghadirkan peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar AHY.
Selanjutnya, AHY mengunjungi Proyek Sekolah Rakyat di Jalan Sagatani, Pangmilang. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan menjadi prioritas agar anak-anak di daerah memiliki akses belajar yang layak dan setara.
“Kita ingin memastikan fasilitas pendidikan benar-benar mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas. Pendidikan adalah fondasi utama untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pada hari yang sama, Menko AHY juga menyerahkan bantuan sosial kepada kelompok masyarakat dan mengunjungi Ramadan Fair atau Pasar Takjil resmi Pemerintah Kota Singkawang di Taman Burung. Agenda dilanjutkan dengan berbuka puasa dan salat Magrib di Masjid Raya Singkawang.
Usai salat Tarawih, AHY berdialog bersama generasi Z dan milenial dari berbagai kampus di Kota Singkawang di Kafe Aming. Dalam diskusi tersebut, ia menyerap aspirasi terkait pembangunan daerah dan tantangan masa depan.
“Saya ingin mendengar langsung suara anak muda. Mereka adalah motor perubahan dan harus dilibatkan dalam proses pembangunan, baik melalui gagasan maupun aksi nyata,” ungkapnya.
Pada Selasa (3/3/2026), AHY menghadiri pembukaan Festival Cap Go Meh dan menyaksikan Pawai Tatung yang menjadi ikon budaya Singkawang sekaligus daya tarik wisata nasional. Kehadirannya dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap tradisi masyarakat Tionghoa yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas kota tersebut.
“Keberagaman adalah kekuatan bangsa. Pemerintah hadir untuk merawat harmoni sosial sekaligus memastikan pembangunan berjalan merata dan berkeadilan,” tegas AHY.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur harus memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup warga, memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka peluang usaha, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar setiap proyek strategis tepat sasaran, terintegrasi, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Menko AHY didampingi Deputi Nazib Faizal; Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina dan Herzaky Mahendra Putra; serta Irjen Pol. Arif Rachman.
Tag: AHY, Singkawang, Cap Go Meh, Infrastruktur, Kalimantan Barat, Pembangunan Daerah
Penulis : lazir
Editor : ameri













