JAKARTA – Sejumlah komisi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar agenda padat pada Senin (13/4/2026). Berbagai isu strategis, mulai dari pengelolaan aset TNI, otonomi khusus daerah, hingga percepatan transisi energi nasional, menjadi fokus pembahasan sepanjang hari.
Sejak pagi, pukul 10.00 WIB, Komisi I DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) Panitia Kerja (Panja) Aset TNI dengan para gubernur dari lima provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya penataan dan optimalisasi aset milik TNI yang tersebar di berbagai daerah.
Di waktu yang sama, Komisi II DPR RI mengadakan rapat kerja dan RDP bersama jajaran Kementerian Dalam Negeri. Agenda utama yang dibahas mencakup perkembangan otonomi khusus (Otsus) Papua dan Aceh, serta status keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembahasan ini dinilai penting untuk memastikan kebijakan desentralisasi berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, Komisi XIII DPR RI menggelar RDP dengan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Fokus pembahasan diarahkan pada penyusunan peta jalan pembinaan ideologi Pancasila serta perkembangan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang BPIP.
Masih pada pukul yang sama, Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melalui panitia kerja mulai menyusun RUU tentang Satu Data Indonesia, yang diharapkan dapat memperkuat integrasi dan akurasi data nasional sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Memasuki siang hari, pukul 11.00 WIB, Komisi XII DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI. Rapat ini membahas realisasi program kerja triwulan I tahun anggaran 2026, evaluasi implementasi sistem Online Single Submission (OSS) terintegrasi, serta sejumlah isu lainnya.
Pada pukul 13.00 WIB, Baleg menggelar rapat pleno dengan agenda penjelasan pengusul dari Komisi XII terkait RUU tentang Minyak dan Gas Bumi, dalam rangka proses harmonisasi, pembulatan, dan pemantapan konsepsi.
Di jam yang sama, Komisi V DPR RI mengadakan rapat kerja dan RDP bersama Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BMKG, serta Kepala BNPP/Basarnas. Rapat ini membahas evaluasi pelaksanaan infrastruktur dan layanan transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Komisi XII juga menggelar RDP dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Pembahasan mencakup strategi peningkatan produksi migas, kesiapan pengurangan impor BBM, serta pengembangan bioetanol untuk mendukung mandatori biofuel nasional.
Tak hanya itu, Komisi XIII DPR RI menggelar RDP dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) guna membahas optimalisasi peran KSP dalam koordinasi dan percepatan program prioritas pemerintah.
Pada sore hari, pukul 15.30 WIB, Komisi XIII melanjutkan agenda dengan rapat kerja pembicaraan tingkat I untuk pengambilan keputusan terhadap RUU PSdK. Rangkaian agenda meliputi laporan panja, pembacaan naskah RUU, pendapat akhir mini fraksi dan pemerintah, hingga penandatanganan naskah RUU.
Agenda Komisi XII berlanjut pukul 16.00 WIB dengan RDP bersama Direktur Utama MIND ID dan seluruh sub-holding. Rapat membahas realisasi dan proyeksi produksi tahun 2026, serta perkembangan program hilirisasi dan strategi lainnya.
Menutup rangkaian agenda hari ini, Komisi XII kembali menggelar RDP pada pukul 19.00 WIB dengan Direktur Utama PT PLN (Persero). Fokus pembahasan mencakup progres implementasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), kondisi terkini sistem kelistrikan nasional, serta strategi percepatan transisi energi.
Padatnya agenda parlemen hari ini mencerminkan upaya DPR dalam mengawal berbagai kebijakan strategis lintas sektor, mulai dari tata kelola pemerintahan daerah hingga kemandirian energi nasional.
Penulis : amanda az
Editor : reni diana













