AHY Tinjau Infrastruktur dan Hadiri Cap Go Meh, Tegaskan Pembangunan Berpihak pada Rakyat Singkawang

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus Harimurti Yudhoyono di Singkawang (dok. rentak.id)

Agus Harimurti Yudhoyono di Singkawang (dok. rentak.id)

SINGKAWANG – Perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang menjadi momentum bagi pemerintah pusat untuk menegaskan komitmen pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat pada 2–3 Maret 2026, dengan agenda yang memadukan penguatan infrastruktur dan dukungan terhadap keberagaman budaya.

Kegiatan diawali pada Senin (2/3/2026) dengan kedatangan di Bandara Singkawang. Menko AHY langsung meninjau proyek akses jalan menuju bandara yang dinilai krusial untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pembangunan akses jalan bandara ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari upaya kita membuka keterisolasian, memperlancar arus barang dan orang, serta menghadirkan peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar AHY.

Selanjutnya, AHY mengunjungi Proyek Sekolah Rakyat di Jalan Sagatani, Pangmilang. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan menjadi prioritas agar anak-anak di daerah memiliki akses belajar yang layak dan setara.

“Kita ingin memastikan fasilitas pendidikan benar-benar mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas. Pendidikan adalah fondasi utama untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pada hari yang sama, Menko AHY juga menyerahkan bantuan sosial kepada kelompok masyarakat dan mengunjungi Ramadan Fair atau Pasar Takjil resmi Pemerintah Kota Singkawang di Taman Burung. Agenda dilanjutkan dengan berbuka puasa dan salat Magrib di Masjid Raya Singkawang.

Usai salat Tarawih, AHY berdialog bersama generasi Z dan milenial dari berbagai kampus di Kota Singkawang di Kafe Aming. Dalam diskusi tersebut, ia menyerap aspirasi terkait pembangunan daerah dan tantangan masa depan.

“Saya ingin mendengar langsung suara anak muda. Mereka adalah motor perubahan dan harus dilibatkan dalam proses pembangunan, baik melalui gagasan maupun aksi nyata,” ungkapnya.

Pada Selasa (3/3/2026), AHY menghadiri pembukaan Festival Cap Go Meh dan menyaksikan Pawai Tatung yang menjadi ikon budaya Singkawang sekaligus daya tarik wisata nasional. Kehadirannya dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap tradisi masyarakat Tionghoa yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas kota tersebut.

“Keberagaman adalah kekuatan bangsa. Pemerintah hadir untuk merawat harmoni sosial sekaligus memastikan pembangunan berjalan merata dan berkeadilan,” tegas AHY.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur harus memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup warga, memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka peluang usaha, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar setiap proyek strategis tepat sasaran, terintegrasi, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menko AHY didampingi Deputi Nazib Faizal; Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina dan Herzaky Mahendra Putra; serta Irjen Pol. Arif Rachman.

Tag: AHY, Singkawang, Cap Go Meh, Infrastruktur, Kalimantan Barat, Pembangunan Daerah

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

KSPI Alihkan Aksi May Day 2026 ke Monas Usai Bertemu Presiden Prabowo
ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI
Kemnaker Perkuat Kompetensi Mahasiswa Polteknaker Hadapi Transformasi Digital dan Peluang Green Jobs 2026
Barantin Perkuat Laboratorium Karantina Hewan, Jamin Keamanan Pangan Nasional 2026
Penataan Pulau Penyengat Kian Digenjot, Destinasi Wisata Budaya Melayu di Kepri Makin Tertata
Ikan Sapu-Sapu Sebaiknya Diolah Jadi Pupuk, Bukan Dikubur Hidup-hidup
Penangkapan Udang dengan JHUB di Merauke Diatur Ketat, Ini Penjelasan KKP

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:56 WIB

KSPI Alihkan Aksi May Day 2026 ke Monas Usai Bertemu Presiden Prabowo

Selasa, 28 April 2026 - 18:53 WIB

ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya

Selasa, 28 April 2026 - 10:44 WIB

Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI

Selasa, 28 April 2026 - 09:33 WIB

Kemnaker Perkuat Kompetensi Mahasiswa Polteknaker Hadapi Transformasi Digital dan Peluang Green Jobs 2026

Selasa, 28 April 2026 - 08:33 WIB

Barantin Perkuat Laboratorium Karantina Hewan, Jamin Keamanan Pangan Nasional 2026

Berita Terbaru