Perpres Baru Teken Prabowo, 31 Ribu Dosen ASN Akhirnya Dapat Tunjangan Kinerja

- Penulis

Selasa, 15 April 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan kabar tersebut dalam konferensi pers di kantornya. (LAZIR)

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan kabar tersebut dalam konferensi pers di kantornya. (LAZIR)

JAKARTA – Sebanyak 31.066 dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) akhirnya akan menerima tunjangan kinerja (tukin) setelah sekian lama menanti. Kepastian ini hadir melalui terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 27 Maret 2025.

Kebijakan ini menjawab keresahan panjang para dosen yang merasa tertinggal secara kesejahteraan dibanding ASN di kementerian lain. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, ketimpangan sistem tunjangan selama ini menjadi pemicu utama.

“Dulu tunjangan profesi dosen lebih tinggi daripada tukin ASN lain, jadi tidak masalah. Tapi sekarang tukin struktural naik terus berdasarkan kinerja, sedangkan tunjangan profesi tetap,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/4/2025).

Ia mencontohkan, seorang guru besar saat ini hanya menerima tunjangan profesi sekitar Rp6,7 juta, sedangkan pejabat eselon II bisa menerima tukin hingga Rp19 juta. Menurutnya, hal itu menciptakan kesenjangan yang tidak adil di kalangan ASN.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa Perpres ini merupakan bentuk penghargaan negara terhadap peran penting dosen dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi.

“Perpres Nomor 19 Tahun 2025 telah resmi ditandatangani Presiden. Ini kabar gembira bagi para dosen di lingkungan Kemendikti Saintek, khususnya mereka yang selama ini belum mendapatkan tukin,” kata Brian.

Tukin ini akan diberikan kepada dosen ASN yang bekerja di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) satuan kerja (saker), PTN Badan Layanan Umum (BLU) yang belum menerapkan remunerasi, serta Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa saat ini terdapat total 112.826 dosen ASN di Indonesia, di mana 83.969 di antaranya berada di bawah naungan Kemendikbudristek. Namun, tidak semua dari mereka pernah menerima tunjangan kinerja.

“Sekitar 31 ribu dosen yang sebelumnya tidak mendapatkan tukin kini akan menerima, dengan nilai setara tukin ASN lainnya di lingkungan Kemendikbudristek,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa pemberian tunjangan ini tetap mempertimbangkan aspek kinerja, namun juga dirancang agar adil. “Presiden ingin dosen diberikan penghargaan yang layak. Ini bukan sekadar soal anggaran, tapi soal keadilan,” tegas Sri Mulyani.

Kebijakan ini diharapkan bisa meningkatkan motivasi dan profesionalisme dosen dalam menjalankan tugas-tugas akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. ***

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Tinjau Kesiapan TKA SD, Wamendikdasmen Pastikan Siswa Tak Perlu Cemas
RI–India Perkuat Aliansi Kampus, Bidik Riset Bisnis dan Ekonomi Global
Revisi UU Sisdiknas Menguat, DPR Janjikan Sistem Guru Lebih Adil dan Setara
TKA SMP Gelombang Pertama Berjalan Lancar, Partisipasi Capai Hampir 2 Juta Siswa
TKA SMP di Curug Berjalan Hangat, Murid Antusias Ikuti Asesmen Tanpa Tekanan
Alarm Pendidikan! 91 Persen Kasus Kekerasan di Sekolah adalah Kekerasan Seksual
FSGI Warning Keras: Lonjakan Korban MBG Makin Mengkhawatirkan
Revitalisasi Sekolah Digeber, 71 Ribu Satuan Pendidikan Siap Berbenah di 2026

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:21 WIB

Tinjau Kesiapan TKA SD, Wamendikdasmen Pastikan Siswa Tak Perlu Cemas

Kamis, 9 April 2026 - 08:57 WIB

RI–India Perkuat Aliansi Kampus, Bidik Riset Bisnis dan Ekonomi Global

Rabu, 8 April 2026 - 04:30 WIB

Revisi UU Sisdiknas Menguat, DPR Janjikan Sistem Guru Lebih Adil dan Setara

Selasa, 7 April 2026 - 21:27 WIB

TKA SMP Gelombang Pertama Berjalan Lancar, Partisipasi Capai Hampir 2 Juta Siswa

Selasa, 7 April 2026 - 07:30 WIB

TKA SMP di Curug Berjalan Hangat, Murid Antusias Ikuti Asesmen Tanpa Tekanan

Berita Terbaru