Permohonan Praperadilan Hasto Gugur, Pakar Hukum: Putusan Hakim Sudah Tepat

- Penulis

Senin, 10 Maret 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Hakim praperadilan Afrizal Hadi memutuskan untuk menggugurkan permohonan praperadilan Hasto Kristiyanto dalam perkara yang terdaftar dengan nomor 23/Pid.Pra/2025/PN Jaksel pada Senin (10/3/2025). Keputusan ini dinilai sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dosen Hukum Pidana Universitas Trisakti, Azmi Syahputra, menegaskan bahwa putusan tersebut telah sejalan dengan hukum acara pidana.

“Pasal 82 ayat 1 huruf d KUHAP dan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 5 Tahun 2021 sudah mengatur secara jelas bahwa praperadilan gugur apabila perkara pokok telah dilimpahkan ke pengadilan,” ujarnya, Senin (10/3/2025).

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas perkara Hasto ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Selatan pada 6 Maret 2025.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pun telah meregister perkara tersebut serta menetapkan majelis hakim yang akan menyidangkan pokok perkara sejak 7 Maret 2025.

Dalam sistem hukum di Indonesia, KUHAP telah mengatur bahwa jika suatu perkara telah mulai diperiksa di pengadilan, maka permohonan praperadilan yang masih berjalan secara otomatis menjadi gugur.

Meskipun Mahkamah Konstitusi pernah mengeluarkan putusan terkait batasan gugurnya praperadilan pada 2015, Mahkamah Agung tetap menerapkan regulasi teknis yang lebih mutakhir melalui SEMA Nomor 5 Tahun 2021.

SEMA tersebut menegaskan bahwa sejak berkas perkara diterima oleh pengadilan, status tersangka otomatis berubah menjadi terdakwa. Hal ini juga mengakibatkan kewenangan atas penahanan beralih sepenuhnya ke hakim.

“Dalam hal hakim praperadilan tetap memutus dan mengabulkan permohonan pemohon, putusan tersebut tidak menghentikan pemeriksaan perkara pokok,” bunyi poin ketiga SEMA tersebut.

Keputusan KPK untuk segera melimpahkan berkas dan mempercepat proses penunjukan majelis hakim dinilai sebagai langkah untuk memastikan kepastian hukum.

Selain itu, langkah ini juga berdampak pada gugurnya hak tersangka untuk menguji keabsahan statusnya sebagai tersangka melalui praperadilan.

“Begitu perkara pokok dilimpahkan dan hakim sudah ditunjuk, maka secara otomatis praperadilan tidak dapat dilanjutkan,” kata Azmi. ***

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB