Megawati Beri Lukisan Bunda Maria Berkebaya ke Paus Fransiskus, Dapat Sambutan Hangat

- Penulis

Sabtu, 8 Februari 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Presiden Kelima RI, Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri memberikan lukisan Bunda Maria Berkebaya kepada Pemimpin Umat Katolik Dunia Paus Fransiskus di Istana Apostolik, Vatikan. (dok. pdip)

Presiden Kelima RI, Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri memberikan lukisan Bunda Maria Berkebaya kepada Pemimpin Umat Katolik Dunia Paus Fransiskus di Istana Apostolik, Vatikan. (dok. pdip)

VATIKAN – Ada momen unik dalam pertemuan antara Presiden Kelima RI, Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri, dengan Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Fransiskus, di Istana Apostolik, Vatikan, Jumat (7/2/2025) sore waktu setempat.

Megawati menyerahkan sebuah lukisan Bunda Maria yang tak biasa—Bunda Maria digambarkan mengenakan kerudung mantilla putih dan berkebaya merah.

Lukisan berukuran besar, dengan tinggi 176 cm dan lebar 120 cm, itu menjadi cindera mata spesial yang dibawa langsung dari Jakarta. “Ini hadiah dari saya untuk Sri Paus,” ujar Megawati saat menyerahkan lukisan tersebut. Paus Fransiskus pun tersenyum lebar, mengamati lukisan dengan penuh perhatian.

Megawati hadir dalam pertemuan tersebut bersama Ketua DPR RI Puan Maharani, putranya Mohamad Rizki Pratama, serta jajaran petinggi PDIP, termasuk Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah dan Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey.

Tak hanya Megawati, Puan Maharani juga memberikan cindera mata berupa baju wayang yang terbuat dari batik tradisional Indonesia. “Paus terlihat sangat senang dan berterima kasih kepada Ibu Megawati dan Mbak Puan Maharani,” ungkap Basarah.

Pertemuan ini mencerminkan hubungan erat antara Indonesia dan Vatikan. Sebelumnya, saat Paus Fransiskus mengunjungi Indonesia akhir tahun lalu, ia mendapat sambutan meriah dari masyarakat, meskipun Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

Menariknya, ini bukan kali pertama Megawati terlibat dalam kerja sama dengan Vatikan.

Pada 2023, Paus Fransiskus bersama Imam Besar Mesir Ahmed Al Tayeb pernah menunjuk Megawati sebagai juri Zayed Award, penghargaan bagi individu dan organisasi yang berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan. ***

 

 

Penulis : amanda az

Editor : regardo

Berita Terkait

Satelit Uji Kelima Fergani Space Berhasil Mengorbit, Turkiye Kian Dekat Mandiri di Sektor Antariksa
Paus Leo XIV Tegas: Tak Ada Dalih Agama untuk Perang, Serukan Dunia Hentikan Kekerasan
PKS Murka! Hidayat Nur Wahid Kecam Keras Israel atas Serangan terhadap Masjid Al Aqsha
Hubungan Turkiye–Arab Saudi Kian Erat, Dorong Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Iran Bantah Rencana Eksekusi Demonstran, Trump Ancam Tindakan Sangat Keras
Jeritan dari Penjara Damon: Tahanan Perempuan Palestina Dipukul dan Dipaksa Lepas Jilbab
DPR RI Nilai Penangkapan Presiden Venezuela Cederai Kedaulatan Negara
AS Tangkap Presiden Maduro, Hikmahanto Juwana: Ini Preseden Berbahaya bagi Dunia!

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 05:18 WIB

Satelit Uji Kelima Fergani Space Berhasil Mengorbit, Turkiye Kian Dekat Mandiri di Sektor Antariksa

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:21 WIB

Paus Leo XIV Tegas: Tak Ada Dalih Agama untuk Perang, Serukan Dunia Hentikan Kekerasan

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:45 WIB

PKS Murka! Hidayat Nur Wahid Kecam Keras Israel atas Serangan terhadap Masjid Al Aqsha

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:03 WIB

Hubungan Turkiye–Arab Saudi Kian Erat, Dorong Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:33 WIB

Iran Bantah Rencana Eksekusi Demonstran, Trump Ancam Tindakan Sangat Keras

Berita Terbaru