Srikandi, Inovasi Alumni MAN IC Serpong yang Ubah Sampah Jadi Lebih Cerdas

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Srikandi MAN IC (dok. kemenag)

Srikandi MAN IC (dok. kemenag)

SERPONG – Dari tangan para alumni muda MAN Insan Cendekia Serpong, lahir sebuah inovasi teknologi yang tak hanya canggih, tetapi juga berdampak nyata bagi lingkungan.

Bernama Srikandi, sistem pengelolaan sampah pintar ini mampu memilah sampah secara otomatis dengan dukungan kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan robotika.

Srikandi dikembangkan oleh startup teknologi Nusabin yang digagas alumni MAN IC Serpong angkatan 22, yakni Zhafir, Rayhan, dan Galih. Inovasi ini dirancang sebagai solusi praktis untuk membangun kebiasaan positif dalam pengelolaan sampah di lingkungan pendidikan, sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan berbasis teknologi.

Zhafir menjelaskan, Srikandi bekerja dengan sistem pemilahan otomatis sejak dari hulu. Sampah yang dibuang akan langsung dikenali, dipilah, direkam, dan dilaporkan melalui sistem digital.

“Model ini kami kembangkan agar pemilahan sampah menjadi lebih mudah dan efisien, sekaligus membentuk kebiasaan baik bagi civitas akademika madrasah. Kami mulai dari MAN Insan Cendekia Serpong sebagai titik awal, sejalan dengan tagline Nusabin: #ItMustBeSimple!,” ujar Zhafir di Serpong, Jumat (9/1/2026).

Rayhan menambahkan, inovasi ini lahir dari keinginan para alumni untuk memberikan dampak besar dimulai dari lingkungan tempat mereka tumbuh.

“Kami ingin menunjukkan bahwa nilai Belajar adalah Ibadah, Prestasi adalah Dakwah tidak hanya menjadi slogan, tapi bisa diwujudkan dalam karya nyata. Srikandi menjadi simbol perubahan lewat kebiasaan kecil yang berdampak besar,” tutur Rayhan.

Sementara itu, Galih mengungkapkan Nusabin sendiri didirikan pada Juli 2025 oleh tiga sahabat lama semasa belajar di IC Serpong, yakni Ariz, Rayhan, dan Galih, yang kembali bertemu setelah menempuh pendidikan tinggi dan bekerja.

“Keinginan membuat inovasi ini sebenarnya sudah ada sejak masih sekolah, tetapi saat itu belum menemukan pola dan mekanismenya,” kata Galih.

Kepala MAN IC Serpong, Hilal Najmi, menyambut baik kehadiran Srikandi yang telah diuji coba di lingkungan sekolah pada 8–22 Desember 2025 sebagai bagian dari pilot project Nusabin.

“Srikandi adalah tempat sampah pintar yang dapat memilah, merekam, dan melaporkan data sampah secara otomatis. Cukup buang sampah seperti biasa, maka seseorang tanpa sadar sudah melakukan tiga hal tersebut sekaligus,” jelas Hilal.

Menurutnya, inovasi ini menjadi solusi cerdas di tengah persoalan sampah yang kian kompleks dan telah menjadi isu nasional.

“Srikandi inovatif sekaligus solutif karena membantu pemilahan sampah tanpa harus mengeluarkan effort berlebih. Tantangan terbesar memang ada di edukasi dan regulasi, sehingga inovasi anak muda seperti ini sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Hilal menegaskan, MAN IC Serpong akan terus mendukung karya dan kreasi para alumninya.

“Kami tentu akan mensuport setiap inovasi, setidaknya melalui masukan-masukan untuk pengembangan Srikandi ke depan,” tandasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Gagal Cegah Karhutla Berulang, Raja Juli Antoni Diminta Mundur dari Menhut
Kemnaker Gelar InaSkills 2026, 90 Peserta Berebut Peluang Tembus Kompetisi Dunia
Beras SPHP Punya Kemasan Baru, BULOG Perkenalkan Beras Kita Medium
Indonesia Punya 17.343 Pulau Kecil, Baru 1.349 yang Sudah Bersertipikat
LKBH HMI Desak Menag Evaluasi Sekjen Kemenag, Polemik UINSA Ikut Disorot
Banjir Bandang Ancam Padang, Kementerian PU Siapkan Rp487 Miliar dan Bendung Penahan Sedimen
Bukan Cuma Karhutla, Mendes Yandri Soroti Sengketa Lahan hingga Koperasi Desa
Bukan Cuma Jalan, Kementerian PU Kebut Pemulihan 7 TPA di Aceh

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Gagal Cegah Karhutla Berulang, Raja Juli Antoni Diminta Mundur dari Menhut

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Kemnaker Gelar InaSkills 2026, 90 Peserta Berebut Peluang Tembus Kompetisi Dunia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Beras SPHP Punya Kemasan Baru, BULOG Perkenalkan Beras Kita Medium

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Indonesia Punya 17.343 Pulau Kecil, Baru 1.349 yang Sudah Bersertipikat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:21 WIB

LKBH HMI Desak Menag Evaluasi Sekjen Kemenag, Polemik UINSA Ikut Disorot

Berita Terbaru