JAKARTA – Nama Salsa Erwina Hutagalung, lulusan cumlaude Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2014, tengah mencuri perhatian publik setelah secara terbuka menantang anggota DPR Ahmad Saroni untuk berdebat mengenai tunjangan wakil rakyat dan kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Salsa bukan sosok sembarangan. Semasa kuliah di UGM, ia tercatat sebagai mahasiswi berprestasi yang mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional.
Beberapa pencapaiannya antara lain juara dunia se-Asia Pasifik di Nanyang Technological University, Singapura (2014), juara 3 Best Speaker dalam United Asian Debating Championship, serta mewakili Indonesia di World Debating Championship di Berlin pada 2012 hingga menembus babak perempat final.
Kini, Salsa menetap di Aarhus, Denmark, dan bekerja di perusahaan energi terkemuka dunia, Vestas. Meski sudah lama berkarier di luar negeri, ia mengaku masih memiliki kepedulian besar terhadap kondisi bangsa.
“Hi, namaku Salsa. Aku sudah 10 tahun tinggal di luar negeri, mulai di Malaysia dan saat ini di Eropa. Sebenarnya aku nggak pernah lagi makan dari fasilitas duit-duit pajak kalian 10 tahun ini. Tapi aku di sini bersuara karena aku merasakan solidaritas yang luar biasa kencang kepada kalian semua, karena aku juga orang Indonesia dan masih warga negara Indonesia,” ujar Salsa lewat pernyataan terbuka, di kutip dari media sosial, Jumat (29/5/2025).
Ia menambahkan, kritik yang ia lontarkan tidak dilatarbelakangi ambisi politik.
“Banyak dari kalian yang menyarankan aku masuk ke parlemen atau jadi menteri. Teman-teman, aku sama sekali nggak punya kepentingan untuk masuk ke DPR atau jadi menteri, karena hidupku di luar negeri jauh lebih sukses. Aku bersuara bukan karena ingin masuk ke pemerintahan. Amit-amit aku makan duit pajak rakyat,” tegas.
Salsa bahkan melontarkan kritik keras terhadap perilaku sejumlah anggota DPR. “Aku sangat jijik, muak, dan geli ngeliat perlakuan karyawan-karyawan kita di DPR yang sudah sangat nggak tahu diri. Bubarkan DPR! Akan aku kuliti kalian satu-satu dan perkataan kalian harus bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.
Secara khusus, ia juga menantang Ahmad Saroni untuk berdebat secara terbuka. “Ahmad Saroni, ayo, kapan debatnya?! Udah berapa jam, nih. Udah di-tag banyak orang tapi masih nggak ada suaranya. Mana crazy rich, mana yang ngatain tol-ol. Ayo sini lawan aku, seorang debater profesional.
Memang sudah 10 tahun aku nggak debat, jadi nggak jago-jago banget, tapi masih bisalah kalau cuma ngadepin seorang Ahmad Saroni yang katanya crazy rich tapi sudah mati empatinya,” ucap Salsa.
Sosok Salsa Erwina dinilai publik sebagai contoh generasi muda yang cerdas, kritis, dan berani menyuarakan kepentingan masyarakat. Tantangan debat yang ia lontarkan pun kini menjadi sorotan di media sosial, menunggu apakah Ahmad Saroni akan merespons.
Penulis : lazir
Editor : ameri













