RPJMN 2025-2029: Mendes Yandri Tekankan Finalisasi Raker dan Regulasi Dana Desa

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menutup Rapat Kerja (Raker) Kementerian Desa PDT di Operational Room. (dok. rentak.id)

Menutup Rapat Kerja (Raker) Kementerian Desa PDT di Operational Room. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengapresiasi inovasi yang ditampilkan dalam program Blue Innovation Startup Acceleration (BISA) yang digelar di Operational Room Kemendes PDT. Didampingi Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria, Yandri menyebut inovasi-inovasi tersebut sangat potensial diterapkan di desa-desa, terutama wilayah pesisir dan daerah tertinggal.

“Jumlah desa pesisir di Indonesia hampir 20 persen dari total 75 ribu desa. Dan 30 persen dari desa pesisir itu masih tergolong tertinggal,” ujar Mendes Yandri dalam sambutannya, Kamis (17/7/2025)

Ia menyoroti sejumlah inovasi yang dinilai dapat mendorong transformasi desa, seperti pemanfaatan kepala ikan menjadi biostimulan, jaring bekas menjadi pumping block, produksi perahu listrik, hingga pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomis.

“Inovasi ini sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto: membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” tegasnya.

Kemendes PDT berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap inovasi-inovasi BISA. Program ini juga akan dikolaborasikan dengan 12 Aksi Bangun Desa, seperti Koperasi Desa Merah Putih, penguatan BUMDesa, swasembada energi, dan hilirisasi produk pesisir.

Yandri menambahkan, pihaknya akan mengunjungi langsung lokasi implementasi inovasi sebagai bentuk dukungan terhadap para inovator. Beberapa proyek akan dijadikan pilot project dan direplikasi ke wilayah lain.

Dirjen PPDT: Solusi Inklusif dan Kolaboratif

Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) Samsul Widodo menyampaikan bahwa program BISA merupakan wadah mengenalkan solusi, inovasi, dan praktik terbaik ekonomi kelautan yang relevan dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini diharapkan jadi alternatif dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat untuk membangun desa sesuai amanat Asta Cita ke-6,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan kementerian dan lembaga strategis seperti Kemenko Perekonomian, Kemendagri, Bappenas, dan Kemenlu. Hadir pula Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Gerny, Head of Nature, Climate and Energy UNDP Indonesia Aretha Aprilia, dan Direktur BISA William Hendra.

Turut mendampingi Mendes Yandri, Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid dan jajaran pejabat tinggi Kemendes PDT.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

AHY Dorong Percepatan Flyover dan Underpass untuk Atasi Perlintasan Rawan di Bekasi
KSPI Alihkan Aksi May Day 2026 ke Monas Usai Bertemu Presiden Prabowo
ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI
Kemnaker Perkuat Kompetensi Mahasiswa Polteknaker Hadapi Transformasi Digital dan Peluang Green Jobs 2026
Barantin Perkuat Laboratorium Karantina Hewan, Jamin Keamanan Pangan Nasional 2026
Penataan Pulau Penyengat Kian Digenjot, Destinasi Wisata Budaya Melayu di Kepri Makin Tertata
Ikan Sapu-Sapu Sebaiknya Diolah Jadi Pupuk, Bukan Dikubur Hidup-hidup

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:34 WIB

AHY Dorong Percepatan Flyover dan Underpass untuk Atasi Perlintasan Rawan di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 - 18:53 WIB

ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya

Selasa, 28 April 2026 - 10:44 WIB

Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI

Selasa, 28 April 2026 - 09:33 WIB

Kemnaker Perkuat Kompetensi Mahasiswa Polteknaker Hadapi Transformasi Digital dan Peluang Green Jobs 2026

Selasa, 28 April 2026 - 08:33 WIB

Barantin Perkuat Laboratorium Karantina Hewan, Jamin Keamanan Pangan Nasional 2026

Berita Terbaru

Hiburan

Iis Dahlia Tak Mau Terburu-buru Nikahkan Anak

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:47 WIB