Rieke Diah Pitaloka: Gaji DPR Mau Dipotong Tak Masalah, yang Penting Kebijakan Pro Rakyat

- Penulis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Di tengah sorotan publik terhadap insiden meninggalnya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka turut menanggapi polemik mengenai besaran gaji anggota dewan yang kembali menjadi perbincangan.

Rieke menyatakan dirinya tidak keberatan apabila gaji DPR dikurangi, selama kebijakan yang dihasilkan tetap berpihak kepada rakyat.

“Silakan, kalau buat saya mau dikurangin semua juga nggak masalah. Terserah saja,” ujar Rieke usai menghadiri pemakaman Affan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa kritik dari masyarakat terhadap DPR merupakan bagian penting dalam demokrasi dan harus diterima secara terbuka.

“Terima kasih untuk kritik seluruh rakyat Indonesia. Jangan berhenti mengkritik kami supaya ada perbaikan. Kritik itu penting agar ada kebijakan yang lebih baik, termasuk soal payung hukum untuk ojol,” jelasnya.

Rieke yang sudah empat periode menjabat di parlemen, mengingatkan rekan-rekannya di DPR untuk tidak reaktif terhadap protes publik. Ia menekankan pentingnya menjaga pernyataan agar tidak menyulut kemarahan masyarakat.

“Kalau rakyat kritik, rakyat protes ya terima saja. Jangan keluarkan ujaran yang menyinggung publik. Mari lebih responsif karena kondisi di bawah masih jauh dari baik,” ujarnya.

Selain menyoroti isu gaji, Rieke menegaskan fokus utamanya saat ini adalah memperjuangkan regulasi yang melindungi pengemudi ojol, termasuk menolak kenaikan iuran BPJS yang membebani pekerja informal.

“Saat ini kita berjuang untuk payung hukum yang jelas bagi teman-teman ojol. Kita juga berjuang agar tidak ada kenaikan iuran BPJS yang akan memberatkan pekerja informal,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar DPR semakin responsif terhadap aspirasi rakyat.

“Kalau kerja kita bisa responsif terhadap kritik rakyat, saya yakin rakyat nggak akan marah. Justru mereka akan support,” pungkas Rieke.(***)

 

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya
Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi
Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Berita Terbaru