BOGOR – SDN 02 dan SDN 03 Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tengah menjalani revitalisasi besar-besaran setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan parah.
Revitalisasi ini mencakup pembangunan ruang kelas baru dan perbaikan sarana, dengan total anggaran mencapai Rp3,1 miliar.
Kepala SDN 02 Leuwibatu yang juga menjabat Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SDN 03 Leuwibatu, Sudrajat mengungkapkan kondisi sekolah sebelumnya sangat memprihatinkan.
“Atap hancur, tembok rontok, dan ruang kelas tidak layak digunakan. Untuk SDN 02 ada enam ruang kelas, hanya lima yang bisa dipakai. SDN 03 punya empat kelas, yang digunakan hanya tiga,” kata Sudrajat di sela pembangunan di SDN 02 dan SDN 03 Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/8/2025).
Dalam proyek ini, SDN 02 mendapatkan pembangunan enam ruang kelas baru bertingkat dua lantai dengan anggaran Rp2,1 miliar. Sementara SDN 03 menjalani rehabilitasi bertingkat tiga ruang kelas dengan biaya Rp1,4 miliar.
Pekerjaan dimulai pada 25 Juli 2025 dan ditargetkan selesai pada Desember mendatang. Namun, intensitas hujan tinggi hampir setiap sore menjadi kendala. “Kalau cuaca mendukung, Desember kami sudah bisa launching. Harapan kami anak-anak nyaman belajar dan guru bisa mengajar dengan baik,” Sudrajat.
Selama proses revitalisasi, 310 siswa dari dua sekolah ini menempati empat lokasi sementara, di antaranya pondok pesantren, rumah guru, dan rumah warga sekitar. Meski tetap menjalankan pembelajaran tatap muka (offline), kepala sekolah mengakui proses belajar tidak seefektif di ruang kelas.
“Kami terbentur waktu dan fasilitas. Tapi yang terpenting revitalisasi ini bisa selesai tepat waktu, sehingga sarana pembelajaran kembali layak,” pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melaporkan pihaknya sudah menyelesaikan tahap desain gambar guna memulai proses renovasi SDN 02-03 Leuwibatu, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Ia mengatakan desain gambar untuk merenovasi bangunan kedua sekolah tersebut dipastikan memenuhi standar sarana dan prasarana satuan pendidikan.
“Komitmen Bapak Presiden untuk membangun sekolah-sekolah Indonesia menjadi sekolah yang memenuhi standar sarana prasarana akan terus dilakukan, khusus untuk SDN 02-03 Leuwibatu insya Allah sudah ada gambarnya,” kata Mendikdasmen Mu’ti dalam sambutannya pada kegiatan Peninjauan untuk Mendukung Program Revitalisasi 10 Ribu Sekolah dan Perayaan Hardiknas 2025 di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, (2/5/2025) lalu.
Ia menyebutkan kedua sekolah yang berada di satu lokasi tersebut nantinya akan direnovasi menjadi bangunan sekolah dengan dua lantai.
Penulis : lazir
Editor : ameri













