Prihatin Peredaran Ganja di Kampus UIN Suska Riau, Amure Desak Penegakan Hukum Tegas

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Kasus peredaran narkoba kembali mencoreng dunia pendidikan di Indonesia. Temuan ganja dalam jumlah besar di lingkungan kampus memicu keprihatinan berbagai pihak, termasuk Anggota Komisi X DPR RI Andi Muawiyah Ramly atau Amure, yang menilai kampus seharusnya menjadi benteng moral bagi generasi muda.

Amure, menyatakan keprihatinan mendalam atas terungkapnya kasus peredaran narkoba jenis ganja di lingkungan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau. Kasus ini mencuat setelah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau menggerebek gedung pusat kegiatan mahasiswa di kampus tersebut, Jumat (8/8/2025), dan menemukan 63 kilogram ganja.

“Saya sangat terkejut mendengar kabar ini. Dunia pendidikan kita seharusnya bersih dan menjadi benteng moral, bukan malah menjadi tempat subur bagi penyalahgunaan narkoba,” tegas Amure, Rabu (13/8/2025).

Amure mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya. Menurutnya, langkah tegas diperlukan untuk mencegah peristiwa serupa di kampus lain.

“Proses hukum harus berjalan transparan dan tegas. Jangan sampai ini menjadi preseden buruk bagi kampus lain. Semua pihak harus ambil bagian memastikan lingkungan pendidikan bebas narkoba,” ujarnya.

Politikus asal Sulawesi Selatan ini juga meminta pihak rektorat dan bagian kemahasiswaan UIN Suska lebih aktif mengawasi kegiatan mahasiswa, tidak hanya di ruang kelas tetapi juga aktivitas di luar jam kuliah.

“Kampus harus mengontrol kegiatan mahasiswa di luar jam belajar. Perhatian terhadap lingkungan sosial kemahasiswaan sangat penting,” katanya.

Sebagai contoh komitmen memerangi narkoba, Amure menyebut upaya di daerah asalnya, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Melalui Forum Bersama (FORBES) Anti Narkoba yang dipimpin Andi Singkeru Rukka, telah dilakukan kampanye, pendidikan, dan penyadaran bahaya narkoba sejak dua tahun lalu.

BNNP Riau sebelumnya mengamankan dua tersangka berinisial RS dan S yang merupakan alumnus UIN Suska. Keduanya diduga terlibat dalam penyimpanan dan distribusi ganja di gedung pusat kegiatan mahasiswa.

“Tim mengamankan dua tersangka bersama barang bukti ganja seberat 63 kilogram,” kata Kepala Pemberantasan BNNP Riau Kombes Pol Charles Sinaga di Pekanbaru.

Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, pemuda, olahraga, dan kebudayaan, menegaskan akan memantau perkembangan kasus ini sekaligus mendorong perbaikan sistem pengawasan di lingkungan kampus.(***)

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

Tinjau Kesiapan TKA SD, Wamendikdasmen Pastikan Siswa Tak Perlu Cemas
RI–India Perkuat Aliansi Kampus, Bidik Riset Bisnis dan Ekonomi Global
Revisi UU Sisdiknas Menguat, DPR Janjikan Sistem Guru Lebih Adil dan Setara
TKA SMP Gelombang Pertama Berjalan Lancar, Partisipasi Capai Hampir 2 Juta Siswa
TKA SMP di Curug Berjalan Hangat, Murid Antusias Ikuti Asesmen Tanpa Tekanan
Alarm Pendidikan! 91 Persen Kasus Kekerasan di Sekolah adalah Kekerasan Seksual
FSGI Warning Keras: Lonjakan Korban MBG Makin Mengkhawatirkan
Revitalisasi Sekolah Digeber, 71 Ribu Satuan Pendidikan Siap Berbenah di 2026

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:21 WIB

Tinjau Kesiapan TKA SD, Wamendikdasmen Pastikan Siswa Tak Perlu Cemas

Kamis, 9 April 2026 - 08:57 WIB

RI–India Perkuat Aliansi Kampus, Bidik Riset Bisnis dan Ekonomi Global

Rabu, 8 April 2026 - 04:30 WIB

Revisi UU Sisdiknas Menguat, DPR Janjikan Sistem Guru Lebih Adil dan Setara

Selasa, 7 April 2026 - 21:27 WIB

TKA SMP Gelombang Pertama Berjalan Lancar, Partisipasi Capai Hampir 2 Juta Siswa

Selasa, 7 April 2026 - 07:30 WIB

TKA SMP di Curug Berjalan Hangat, Murid Antusias Ikuti Asesmen Tanpa Tekanan

Berita Terbaru