Pemulihan Psikologis Diperkuat, Pembelajaran di SMAN 72 Jakarta Berlangsung Daring Pasca Ledakan

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasca kejadian ledakan di SMAN 72 Jakarta (foto.ist)

Pasca kejadian ledakan di SMAN 72 Jakarta (foto.ist)

JAKARTA – Pasca insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat, 7 November 2025, kegiatan belajar mengajar sementara dialihkan secara daring. Selain itu, dukungan pemulihan psikologis langsung diberikan kepada siswa, guru, dan wali murid melalui layanan Psychological First Aid (PFA).

Pendampingan ini dilakukan oleh 56 psikolog profesional yang berasal dari Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI), Psikolog Polri, Dinas PPAPP, Dinas Sosial, serta Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta., Rabu (12112025)

HIMPSI merupakan mitra resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam penyelenggaraan layanan psikososial pasca kejadian bencana atau kedaruratan pendidikan.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menjelaskan bahwa layanan psikososial ini bertujuan meminimalkan trauma warga sekolah sekaligus memulihkan rasa aman. Berdasarkan data Sekretariat Nasional Sekolah Pendidikan Aman Bencana per Senin (10/11025, kondisi lingkungan sekolah telah kondusif dan lokasi kejadian telah diperbaiki. Masjid yang menjadi titik ledakan sudah direnovasi, termasuk pengecatan ulang dinding dan penggantian karpet baru.

HIMPSI merekomendasikan tiga langkah lanjutan: pertama, guru perlu dibekali keterampilan pendampingan psikososial karena pemulihan trauma bersifat jangka panjang. Kedua, hasil rapid assessment terhadap 589 siswa dan guru menunjukkan kondisi fisik dan mental dalam keadaan aman dengan pendampingan lanjutan tetap dilakukan di sekolah. Ketiga, pembelajaran tetap dilaksanakan secara daring sampai ada keputusan pemulihan kegiatan tatap muka.

Materi pemulihan psikologis diberikan oleh tim Korps Relawan Bencana (KRESNA) HIMPSI berupa sesi pendampingan kelompok di setiap kelas. Kegiatan dilakukan melalui tahapan Orientasi dan Klarifikasi Fakta, Normalisasi dan Psychoeducation, hingga sesi Refleksi dan Dukungan (Coping Sharing).

“Kami lebih dapat mengendalikan emosi kami saat ini, terima kasih atas materi pemulihan yang diberikan,” ungkap Raya Putri Lestari, siswi kelas XI-E, seusai mengikuti sesi pemulihan pada Senin (10/11/2025.

Fasilitator KRESNA, Lim Swie Hok, menyampaikan bahwa suasana pertemuan yang semula tegang berangsur membaik. Pemutaran musik relaksasi dan visualisasi suasana alam menjadi salah satu metode untuk menstabilkan kondisi emosional peserta. “Tujuannya untuk mengembalikan rasa aman, menurunkan kecemasan, dan membantu para siswa kembali fokus menghadapi proses belajar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menegaskan bahwa pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 38/SE/2025 terkait peningkatan kewaspadaan keamanan di sekolah. Ia memastikan pembelajaran di SMAN 72 Jakarta dilaksanakan secara daring hingga seluruh fasilitas dinyatakan layak digunakan kembali. “Pembelajaran daring mulai berlangsung sejak 10 November 2025,” tutup Nahdiana.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Dua Tahun Belajar Pagi-Sore, SMAN 7 Pontianak Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi
Kunjungi Rumah Mahasiswa Unram, Lalu Hadrian Ungkap Pentingnya KIP Kuliah
SMA Unggul Garuda Jangkau 51 Titik, Penerimaan Siswa Baru 2027/2028 Disosialisasikan
Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda
Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani
Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana
Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Dua Tahun Belajar Pagi-Sore, SMAN 7 Pontianak Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Kunjungi Rumah Mahasiswa Unram, Lalu Hadrian Ungkap Pentingnya KIP Kuliah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:44 WIB

SMA Unggul Garuda Jangkau 51 Titik, Penerimaan Siswa Baru 2027/2028 Disosialisasikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani

Berita Terbaru