Pemerintah Siapkan Enam Paket Stimulus Ekonomi, Djoko Setijowarno: Beri Perhatian untuk Pengemudi Angkutan Umum

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sopir gembira adanya program Pemerintah Cash for Work' yang menyasar pekerja padat karya di sektor perhubungan dan perumahan. (ilustrasi oleh ai-rentak.id

Sopir gembira adanya program Pemerintah Cash for Work' yang menyasar pekerja padat karya di sektor perhubungan dan perumahan. (ilustrasi oleh ai-rentak.id

JAKARTA – Pemerintah berencana meluncurkan enam paket stimulus ekonomi pada kuartal IV-2025. Salah satu program yang akan diluncurkan adalah ‘Cash for Work’, yang menyasar pekerja padat karya di sektor perhubungan dan perumahan.

Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai program ini sangat relevan untuk membantu pengemudi angkutan umum yang selama ini menghadapi kesulitan ekonomi.

“Program ini penting untuk pengemudi angkutan perkotaan, perdesaan, AKDP (Angkutan Kota Dalam Provinsi), AKAP (Angkutan Kota Antar Provinsi), dan AJAP atau travel (Angkutan Antar Jemput Antar Provinsi). Mereka juga mengalami penurunan pendapatan, sama seperti pengemudi ojek online, namun tanpa sorotan publik yang sama,” ujar Djoko di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Menurut Djoko, peran pengemudi angkutan umum tidak kalah penting dibandingkan profesi transportasi lainnya. Mereka adalah “pahlawan transportasi” yang mendukung mobilitas masyarakat setiap hari.

“Di banyak negara maju, profesi pengemudi angkutan umum dihargai dengan layak. Mereka mendapat gaji sesuai standar hidup, bahkan pemerintah menetapkan standar upah untuk mereka. Sudah saatnya Indonesia juga memberikan perhatian setara kepada para pengemudi angkutan umum,” jelasnya.

Djoko menyarankan agar bantuan dalam program ‘Cash for Work’ dapat diwujudkan dalam bentuk insentif pengganti pembelian bahan bakar minyak (BBM). Hal ini dinilai lebih tepat sasaran untuk meringankan beban operasional para pengemudi.

“Prosedur pemberian insentif bisa dikoordinasikan oleh Kementerian Perhubungan bersama DPP Organda di tingkat pusat. Sementara di daerah, koordinasi dilakukan oleh Dinas Perhubungan bersama DPC Organda,” paparnya.

Djoko berharap pemerintah benar-benar memprioritaskan program ini agar para pengemudi angkutan umum bisa tetap bertahan di tengah tantangan ekonomi dan persaingan yang semakin ketat.

“Jika pengemudi angkutan umum sejahtera, kualitas layanan transportasi juga akan meningkat, yang pada akhirnya menguntungkan masyarakat luas,” tutup Djoko.

Rencana pemerintah meluncurkan enam paket stimulus ini diharapkan dapat memperkuat daya beli masyarakat dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional, khususnya di sektor transportasi dan perumahan.

Penulis : guntar

Berita Terkait

Reaktivasi Jalur Kereta Dinilai Strategis untuk Masa Depan Transportasi Nasional
Akses Terputus Akibat Longsor, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Jalur Pameu-Geumpang
AHY Dorong Proyek Kereta Api Luar Jawa, Targetkan 14.000 Km untuk Pemerataan Pembangunan
Reaktivasi Jalur KA Kedungjati–Tuntang Dinilai Strategis, Dorong Ekonomi dan Pariwisata Jawa Tengah
91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama
KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas
Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya
Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 08:28 WIB

Reaktivasi Jalur Kereta Dinilai Strategis untuk Masa Depan Transportasi Nasional

Jumat, 24 April 2026 - 08:05 WIB

Akses Terputus Akibat Longsor, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Jalur Pameu-Geumpang

Kamis, 23 April 2026 - 10:37 WIB

AHY Dorong Proyek Kereta Api Luar Jawa, Targetkan 14.000 Km untuk Pemerataan Pembangunan

Kamis, 23 April 2026 - 08:57 WIB

Reaktivasi Jalur KA Kedungjati–Tuntang Dinilai Strategis, Dorong Ekonomi dan Pariwisata Jawa Tengah

Senin, 13 April 2026 - 08:13 WIB

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama

Berita Terbaru