Pelabuhan Teluk Bayur Siap Terapkan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi

- Penulis

Rabu, 2 Agustus 2023 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RANTAK.ID, PADANG – Mendukung pelaksanaan program Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) di Pelabuhan Teluk Bayu.

Maka, dilakukan penguatan dan penerapan kebijakan standar pelayanan Pelabuhan khususnya terkait pelaksanaa kegiatan usaha terkait angkutan di perairan, Pelabuhan Teluk Bayur.

Menyatakan siap meluncurkan Go Live Implementasi Sistem Layanan Single Truck Identification Data (STID) dana Sistem Monitoring Tenaga Kerja Bongkar Muat (Simon TBKM).

Demikian dikatakan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Bayur Jondra Juis, di Santika Premeiere Hotel Padang, Rabu, (2/8/2023).

Hal itu disebutkannya, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Program Stranas dalam Reformasi Tata Kelola Pelabuhan Melalui Implementasi STID dan Simon TKBM dalam rangka peningkatan kinerja dan operasional dan Low Cost Logistic di Pelabuhan Teluk Bayur Padang.

Menurutnya, penerapan STID dan Simon TKBM di Pelabuhan Teluk Bayur rencana akan dimulai pada tanggal 1 September 2023.

Tentu dengan tujuan untuk memberikan kemudahan dalam identifikasi semua pelaku bisnis, meningkatkan kinerja pelayanan operasional pelabuhan, sterilisasi, serta keamanan dan keselamatan orang dan barang di area Pelabuhan Teluk Bayur Padang.

“Dengan diterapkannya Sistem STID dan Simon TKBM di Pelabuhan Teluk Bayur nantinya dapat membantu pengusaha Truck dan penyeragaman sistem sehingga armada truk apapun yang masuk ke Pelabuhan Tanjung harus sudah clear dengan menggunakan 1 (satu) aplikasi sehingga memudahkan informasi data Truck dalam Pelayanan di Pelabuhan Teluk Bayur,” kata Jondra.

Jondra menyebut, saat ini operasional truk pengangkut di Pelabuhan Teluk Bayur masih belum seragam karena masing-masing pengelola terminal menerbitkan Truck Identification Data (TID)-nya sendiri, sehingga tidak bisa digunakan di terminal yang berbeda.

“Kami berharap dengan menerapkan STID dan Simon TKBM nantinya tata kelola operasional Pelabahan dapat lebih efektif dan efisien sehingga dapat meningkatkan kinerja dan low cost logistic di Pelabuhan Teluk Bayur yang berdampak meningkatnya perekonomian di Provinsi Sumatera Barat khususnya meningkatkan PAD dan PNBP” kata Jondra.

Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Bayur, Jondra Juis juga mengatakan bahwa guna menyiapkan penerapan STID dan Simon TKBM di Pelabuhan Teluk Bayur, pihak Kantor KSOP Kelas II Teluk Bayur telah melakukan berbagai persiapan, antara lain melakukan sosialisasi bersama PT. Pelabuhan Indonesia Cabang Teluk Bayur kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di Pelabuihan Teluk Bayur seperti para pengerah dan penyedia jasa tenaga kerja bongkar muat serta asosiasi-asosiasi jasa kepelabuhanan lainnya.

“Untuk itu, kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kontribusi dan dukungan dari semua pihak terkait dalam menyiapkan terlaksananya penerapan sistem layanan STID dan Simon TKBM ini di Pelabuhan Teluk Bayur” kata Jondra.

Sebagai informasi, Focus Group Discussion (FGD) Program Stranas dalam Reformasi Tata Kelola Pelabuhan Melalui Implementasi STID dan Simon TKBM dalam rangka peningkatan kinerja dan operasional dan Low Cost Logistic di Pelabuhan Teluk Bayur mengundang para nara sumber yang sangat berkompeten di bidang masing-masing, antara lain Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Hubungan Antar Lembaga, Mayjen TNI Mar (Purn) Buyung Lalana, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut dan Direktur Pelaabuhan Indonesia. ***

Berita Terkait

Nusron Wahid Tekankan Pelayanan ATR/BPN Harus Pro Rakyat, Jangan Persulit Masyarakat di Riau
KSPI Apresiasi UU PPRT, Desak Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Lebih Transparan
Pajak Kendaraan Didorong Lebih Adil, Insentif Listrik Jadi Kunci Transportasi Hijau
Irma Suryani: RUU Ketenagakerjaan Baru Harus Seimbang untuk Pekerja dan Pengusaha
Kemnaker Gelontorkan Rp32,2 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi Korban Bencana di Sumut dan Aceh
MUI Kritik Cara Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta: Manfaat Ada, Tapi Dinilai Menyiksa
Balik Nama Sertifikat Hibah Rumah ke Anak Tak Otomatis, Ini Tahapan dan Biayanya
Barantin Perkuat Keamanan Pangan ASEAN Lewat Workshop Internasional CanSafe

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:29 WIB

Nusron Wahid Tekankan Pelayanan ATR/BPN Harus Pro Rakyat, Jangan Persulit Masyarakat di Riau

Rabu, 22 April 2026 - 18:30 WIB

KSPI Apresiasi UU PPRT, Desak Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Lebih Transparan

Rabu, 22 April 2026 - 08:26 WIB

Pajak Kendaraan Didorong Lebih Adil, Insentif Listrik Jadi Kunci Transportasi Hijau

Rabu, 22 April 2026 - 07:32 WIB

Irma Suryani: RUU Ketenagakerjaan Baru Harus Seimbang untuk Pekerja dan Pengusaha

Rabu, 22 April 2026 - 07:25 WIB

Kemnaker Gelontorkan Rp32,2 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi Korban Bencana di Sumut dan Aceh

Berita Terbaru