Nasim Khan Soroti Koperasi Mirip PT, Dorong Reformasi Lewat RUU Perkoperasian

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasim Khan  (dok. rentak.id)

Nasim Khan (dok. rentak.id)

JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR  Nasim Khan, menegaskan bahwa pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian harus diarahkan sepenuhnya bagi kepentingan bangsa, bukan untuk kepentingan politik maupun golongan tertentu.

Nasim mengingatkan agar proses legislasi tidak menyimpang dari tujuan awal pembentukan koperasi.

 “Pembahasan RUU ini jangan sampai sarat kepentingan politik dan golongan. Mari kita letakkan ini untuk kepentingan bangsa. Koperasi dan perusahaan biasa selama ini kabur batasannya, akibatnya praktik koperasi banyak yang mirip PT. Ini yang harus kita luruskan kembali pada prinsip berbasis anggota,” ujarnya.

Dalam rapat pembahasan di Komisi VI DPR RI, Senin (20/4/2026), ia menyoroti persoalan mendasar terkait definisi koperasi yang dinilai semakin kabur. Menurutnya, banyak koperasi saat ini beroperasi layaknya Perseroan Terbatas (PT), sehingga menyimpang dari nilai dasar yang seharusnya mengedepankan semangat kekeluargaan dan gotong royong.

“Pada praktiknya, banyak koperasi yang dikelola tidak sesuai dengan semangat kekeluargaan dan gotong royong yang menjadi ruh koperasi. Ini sudah menjadi masalah sistemik yang harus segera diperbaiki melalui regulasi baru,” kata politisi PKB ini.

Ia pun merinci sejumlah poin penting yang perlu menjadi fokus dalam revisi RUU Perkoperasian. Salah satunya adalah penataan ulang struktur kelembagaan koperasi, mulai dari tingkat primer hingga induk, agar mampu menciptakan skala ekonomi yang lebih kuat dan kompetitif.

Selain itu, persoalan klasik terkait akses permodalan juga dinilai perlu mendapat perhatian serius. Nasim menilai aturan yang lebih jelas diperlukan agar koperasi tidak terus berada dalam keterbatasan pendanaan.

Tak hanya itu, legislator asal Jawa Timur tersebut juga mendorong penguatan sistem pengawasan yang lebih kredibel, termasuk usulan pembentukan lembaga penjamin setara industri perbankan. Ia menekankan pentingnya sanksi tegas bagi pihak yang menyalahgunakan koperasi.

“Penegasan sanksi ini penting agar koperasi tidak disalahgunakan. Kami juga ingin transparansi dalam pengelolaan anggaran, termasuk evaluasi terhadap Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) yang selama ini pertanggungjawabannya masih dipertanyakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nasim menilai modernisasi tata kelola koperasi harus dilakukan melalui restrukturisasi koperasi bermasalah serta peningkatan literasi anggotanya. Langkah tersebut dinilai penting agar koperasi tetap relevan di tengah dinamika ekonomi modern.

“Ini saatnya kita serius membangun koperasi ke depan. Satu visi, satu arah, untuk kepentingan bangsa,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam 1 Gram Rp2,609 Juta
Wajib Halal Oktober 2026 Didorong Berjalan Sesuai Aturan, Produk Impor Disebut Tak Perlu Dikhawatirkan
MUI, Akademisi, Pemantau Birokrasi Dukung Wajib Halal Oktober
Perkuat Rantai Pasok Protein Halal Global, Allana Group Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026
SUCOFINDO Raih Penghargaan di Indonesia Halal Awards 2026
Harga Emas Pegadaian 1 Oktober 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,63 Juta per Gram
Harga Emas Hari Ini 30 September 2026: Antam Turun Rp17 Ribu, Harga Dunia Mulai Menguat
Harga Emas Antam Hari Ini 28 September 2026 Turun Rp16.000, The Fed Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam 1 Gram Rp2,609 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Didorong Berjalan Sesuai Aturan, Produk Impor Disebut Tak Perlu Dikhawatirkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:26 WIB

MUI, Akademisi, Pemantau Birokrasi Dukung Wajib Halal Oktober

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Perkuat Rantai Pasok Protein Halal Global, Allana Group Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:57 WIB

SUCOFINDO Raih Penghargaan di Indonesia Halal Awards 2026

Berita Terbaru