Menko AHY: ICI 2025 Jadi Titik Balik Strategi Infrastruktur Pesisir Utara Jawa

- Penulis

Kamis, 5 Juni 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AHY saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Strengthening Coastal Resilience. (dok. kemeninfra)

AHY saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Strengthening Coastal Resilience. (dok. kemeninfra)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut penyelenggaraan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 sebagai momentum penting untuk melahirkan solusi nyata atas kompleksitas tantangan pembangunan infrastruktur nasional, terutama di kawasan pesisir utara Pulau Jawa yang semakin terancam dampak perubahan iklim.

“ICI 2025 bukan hanya forum wacana, tapi ruang temu bagi pemerintah, swasta, dan mitra pembangunan untuk menyatukan langkah dan merumuskan strategi konkret. Kita ingin memastikan pembangunan pesisir dilakukan secara terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis solusi,” tegas AHY saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Strengthening Coastal Resilience: Infrastructure Solutions for Coastal Protection and Flood Mitigation”, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (4/6/2025).

Dalam forum yang juga menjadi bagian dari rangkaian menuju ICI 2025 itu, AHY secara lugas menyoroti kondisi pesisir utara Jawa—termasuk Jakarta dan sekitarnya—yang menghadapi tekanan berat akibat tiga ancaman utama: perubahan iklim, naiknya permukaan air laut, dan penurunan muka tanah (land subsidence) yang tercatat mencapai 10–20 sentimeter per tahun.

“Pendekatan parsial sudah tidak relevan. Kita butuh alignment of strategies dari pusat hingga daerah. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Sektoral dan regional harus bersinergi,” ujar AHY.

Ia juga menekankan pentingnya pembiayaan sebagai pilar utama pembangunan. AHY mengungkapkan bahwa ICI 2025 akan menyediakan sesi khusus membahas model-model pembiayaan strategis, seperti skema konsesi, land value capture, dan kemitraan pemerintah-swasta (Public-Private Partnership/PPP).

“Kita kembali pada tantangan klasik: pembiayaan. Tapi pendekatannya harus kreatif, saling menguntungkan, dan realistis. Tidak bisa hanya bergantung pada APBN,” imbuhnya.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Koordinator Infrastruktur akan terus melakukan konsolidasi dan memperbarui desain pembangunan infrastruktur nasional, termasuk membuka ruang bagi terobosan pembiayaan yang lebih adaptif dan berbasis hasil.

“Forum seperti ini tidak boleh berhenti di meja diskusi. Harus jadi pintu masuk aksi nyata. Kita ingin menciptakan solusi yang benar-benar berdampak di lapangan,” ujar AHY menutup sambutannya.

Penulis : amana az

Editor : reni diana

Berita Terkait

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh
Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang
UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri
Slamet Minta BRAN Gerak Cepat, Konflik Agraria Jangan Dibiarkan Berlarut
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selangkah Lagi Jadi UU, Pemerintah Setuju Dibawa ke Paripurna
Mukhtarudin Bertemu Menteri SDM Malaysia, Bahas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
Usai Sertijab, Dudung Bicara Pesan Prabowo soal Politik dan Keamanan
Listrik Padam karena Pohon, Ateng Sutisna Dorong PLN Percepat Kabel Bawah Tanah

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:41 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Slamet Minta BRAN Gerak Cepat, Konflik Agraria Jangan Dibiarkan Berlarut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:16 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selangkah Lagi Jadi UU, Pemerintah Setuju Dibawa ke Paripurna

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Mukhtarudin Bertemu Menteri SDM Malaysia, Bahas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Berita Terbaru