Megawati Tinjau Lokasi Kebun Raya Mangrove Surabaya, Segera Diresmikan Siang Ini

- Penulis

Rabu, 26 Juli 2023 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Megawati Soekarnoputri meninjau lokasi sebelum melakukan peresmian Kebun Raya Mangrove Surabaya

Megawati Soekarnoputri meninjau lokasi sebelum melakukan peresmian Kebun Raya Mangrove Surabaya

RENTAK.ID, SURABAYA – Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri meninjau lokasi sebelum melakukan peresmian Kebun Raya Mangrove Surabaya, Rabu (26/7/2023) pagi.

Berdasarkan pantauan, pada pukul 10.08 WIB, Megawati yang tampak mengenakan pakaian hijau tiba di halaman depan Kebun Raya Mangrove.

Megawati tampak disambut oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan jajaran pejabat di Pemprov Jawa Timur.

Sebelum meninjau, Megawati mendapat paparan tentang Kebun Raya Mangrove Surabaya oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Megawati pun berjalan untuk melihat-lihat Kebun Raya Mangrove yang akan diresmikannya nanti.

Eri Cahyadi juga terlihat memberikan penjelasan kepada Megawati soal tanaman yang tumbuh di kawasan tersebut.

Dia juga melakukan scan barcode ke salah satu pohon, dan menunjukkan penjelasan soal tanaman itu kepada Megawati. Di mana, tumbuh tanaman Bakau Hitam, Api Jambu, Barringtonia Asiatica hingga Nyiri Batu.

Megawati yang juga Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia ini tampak senang melihat tanaman yang tumbuh subur di kawasan tersebut. Apalagi, kawasan Kebun Raya Mangrove ini terbilang bersih dari sampah plastik.

Adapun, sejumlah fasilitas umum seperti ruang pertemuan, musholla hingga toilet tersedia di tempat tersebut.

Kawasan ini juga dilengkapi dengan CCTV untuk mengawasi keamanan. Megawati juga sempat berkeliling kawasan Kebun Raya Mangrove Surabaya menggunakan buggy car golf.

Usai meninjau, Megawati akan meresmikan langsung Kebun Raya Mangrove Surabaya sebagai Kebun Raya Mangrove pertama di Republik Indonesia.

Hadir dalam acara itu antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, dan Kepala BRIN Laksana Tri Handoko.

Hadir juga dalam acara ini Ketua Bidang Kelautan, Perikanan, dan Nelayan DPP PDI Perjuangan (PDIP) Rokhmin Dahuri, I Made Urip, serta Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah.

Tampak juga di lokasi anggota DPR RI Fraksi PDIP Puti Guntur Soekarno, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Pelaksana Harian Ketua DPD PDIP Jatim Budi ‘Kanang’ Sulistyono hingga putri Ketua DPR RI Puan Maharani, Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari.

Sebagai informasi, terwujudnya Kebun Raya Mangrove Surabaya tidak lepas dari pemikiran Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof.Dr. (H.C) Hj. Megawati Soekarnoputri dan Wali Kota Surabaya periode 2010 – 2020 yang juga Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini.

Megawati dan Tri Rismaharini merupakan tokoh perempuan yang sama-sama penyuka tanaman.

Ketika Megawati berkunjung ke Surabaya semasa Bu Risma menjabat wali kota pada 2018 silam, Megawati sebagai Ketua YKRI menginisiasi pembangunan kebun raya mangrove di Surabaya.

Demi mewujudkan pembangunan kebun raya mangrove, Megawati mengarahkan adanya kerjasama antara Lembaga lImu Penelitian Indonesia (LIPI- yang kemudian menjadi BRIN), YKRI, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Pemkot Surabaya.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Salah satu implementasi dari MoU itu adalah pembangunan Kebun Raya Mangrove
Surabaya. Dimana, diatur peran dan tugas masing-masing antara Pemkot Surabaya, LIPI, dan YKRI.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, setelah menjabat lantas mendorong untuk segera merealisasikan pengembangan kawasan Kebun Raya Surabaya dengan membangun infrastruktur pendukung. Diantaranya akses jalan, jembatan, juga pengembangan jogging track.

Eri Cahyadi juga mendorong Pemkot Surabaya membuat Master Plan baru Kebun Raya Mangrove Surabaya yang dibantu PT Pelindo. Tak hanya PT Pelindo, Eri Cahyadi juga memberikan kesempatan kepada pihak-pihak swasta lainnya seperti PT United Tractors dan PT Sampoerna. Ada pula dari BUMN seperti PLN dan Pertamina.

Lalu BUMD, Perbankan (Bank Jatim), TNI, Perguruan Tinggi dan juga komunitas seperti Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk mendukung penyediaan sarana dan prasarana, sehingga Kebun Raya Mangrove Surabaya terwujud. (tim)

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya
Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi
Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Berita Terbaru