LAKI DKI Dukung KPPU Sidangkan Kasus Pinjol Tak Sehat, Nilai Dugaan Kerugian Capai Rp1.650 Triliun

- Penulis

Senin, 19 Mei 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Provinsi DKI Jakarta, Jerry Nababan dan  Ketua KPPU, M. Fanshurullah Asa (dok.rentak.id)

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Provinsi DKI Jakarta, Jerry Nababan dan Ketua KPPU, M. Fanshurullah Asa (dok.rentak.id)

JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Provinsi DKI Jakarta, Jerry Nababan, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang membawa perkara persaingan usaha tidak sehat di sektor pinjaman online (pinjol) ke tahap persidangan.

Menurut Jerry, nilai perkara yang ditangani sangat fantastis, mencapai Rp1.650 triliun dan melibatkan 97 pihak terlapor, termasuk sejumlah asosiasi besar di industri pinjol.

“Ini bukan perkara kecil. Nilainya mencapai triliunan rupiah dan melibatkan banyak pihak. Kami mendukung penuh langkah KPPU dalam menegakkan keadilan persaingan usaha,” ujar Jerry di sela-sela Rakernas ke-18 DPP LAKI, Senin (19/5/2025).

Pernyataan Jerry itu merespons pengumuman resmi dari Ketua KPPU, M. Fanshurullah Asa, yang menyebut perkara tersebut telah diputuskan untuk disidangkan.

“Pinjol ini, pinjol yang sudah diputuskan dua minggu lalu di rapat komisioner. Jadi Rakom itu adalah pengambilan keputusan tertinggi di KPPU. Kita sudah tetapkan bahwa pinjol ini masuk ke persidangan,” kata Fanshurullah dalam Rakernas ke-18 di kawasan Grand Kamala Lagoon, Bekasi.

Ia menegaskan, proses menuju persidangan telah melalui investigasi panjang sejak jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Ketua KPPU.

“Menuju ke persidangan ini bukan sembarangan. Pemberkasan, investigasi, penyelidikan ini sudah dilakukan tahunan. Bahan ini sudah masuk dari periode sebelumnya,” ujarnya.

Berkat kerja profesional para investigator KPPU, menurut Fanshurullah, seluruh dokumen telah rampung dan siap diproses lebih lanjut di tahap persidangan.

Berita Terkait

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
Reshuffle Prabowo Hari Ini? 8 Nama Pejabat Mencuat, Ada Jenderal TNI dan Kepala BNPB
DKPP Kebanjiran Aduan soal Putusan MK, Ketua dan Anggota KPU Dilaporkan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:32 WIB

BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya

Berita Terbaru