KSPI dan Partai Buruh Sambut Sekjen ITUC, Angkat Isu Hapus Outsourcing dan Kenaikan Upah

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Said Iqbal (dok. rentak.id)

Said Iqbal (dok. rentak.id)

JAKARTA – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh akan menyambut kedatangan Sekretaris Jenderal International Trade Union Confederation (ITUC), Luc Triangle, yang dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada Senin, 10 November 2025.

Kunjungan ini dinilai sebagai momentum penting bagi gerakan buruh nasional. ITUC merupakan konfederasi serikat buruh terbesar di dunia, membawahi lebih dari 200 juta pekerja dari lebih 160 negara, dengan kantor pusat di Brussel, Belgia. Di Indonesia, anggota ITUC terdiri dari tiga konfederasi: KSPI, KSBSI di bawah kepemimpinan Elly Rosita Silaban, dan KSPSI yang diketuai Andi Gani Nena Wea.

Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan bahwa penyambutan akan dipusatkan di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Perkantoran Pemda Bekasi.

“Sekitar 10 ribu buruh dari berbagai daerah akan hadir dalam konsolidasi tersebut untuk menunjukkan solidaritas dan semangat perjuangan kaum pekerja Indonesia,” ujar Said Iqbal kepada media, Minggu (9/11/2029)

Dalam pertemuan tersebut, gerakan buruh akan membawa dua isu utama yang juga menjadi perhatian ITUC secara global. Pertama, kampanye HOSTUM atau Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah, dengan tuntutan kenaikan upah minimum sebesar 8,5 hingga 10,5 persen. Kedua, dorongan pengesahan RUU Ketenagakerjaan sebagai payung hukum baru yang memperkuat perlindungan buruh serta menjamin prinsip kerja layak.

“Isu-isu ini bukan hanya perjuangan buruh Indonesia, tetapi juga bagian dari agenda global ITUC dalam memperjuangkan pekerjaan layak (decent work), perlindungan sosial, dan keadilan bagi seluruh pekerja,” tegas Said Iqbal.

Ia menambahkan, kehadiran Sekjen ITUC di Bekasi menjadi penanda pentingnya solidaritas internasional dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan modern. “Kami ingin menunjukkan bahwa buruh Indonesia bukan sekadar penerima kebijakan, tetapi bagian dari kekuatan global yang menuntut keadilan sosial,” kata Said Iqbal.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
Reshuffle Prabowo Hari Ini? 8 Nama Pejabat Mencuat, Ada Jenderal TNI dan Kepala BNPB
DKPP Kebanjiran Aduan soal Putusan MK, Ketua dan Anggota KPU Dilaporkan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:32 WIB

BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik

Berita Terbaru