Kolaborasi Mendikdasmen dan Mendagri: Optimalisasi SPMB untuk Akses Pendidikan Merata

- Penulis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 00:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan Mendagri Tito Karnavian (dok kemendidasmen)

Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan Mendagri Tito Karnavian (dok kemendidasmen)

JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu‘ti, bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, memperkuat sinergi dalam penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) hingga ke daerah terpencil.

Pertemuan keduanya di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan akses pendidikan yang merata di seluruh Indonesia.

Mendikdasmen mengungkapkan bahwa rancangan Peraturan Menteri tentang SPMB saat ini sedang dalam tahap uji publik dan telah mendapat persetujuan dari Presiden serta Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Salah satu poin penting dalam aturan tersebut adalah dukungan pemerintah daerah terhadap sekolah swasta.

“Dalam regulasi yang tengah kami siapkan, ada kebutuhan dukungan dari Pemda, terutama terkait alokasi anggaran bagi sekolah swasta. Beruntung, hal ini telah diakomodasi dalam Peraturan Mendagri Tahun 2023 tentang Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan di Pemerintah Daerah. Ini akan menjadi dasar dalam konsideran Peraturan Mendikdasmen,” jelas Abdul Mu‘ti, Jumat (31/1/2025).

Peraturan tersebut mengatur bahwa alokasi anggaran pendidikan bersumber dari dana transfer ke daerah, melalui dana bantuan operasional satuan pendidikan, guna meningkatkan kualitas pembelajaran serta pemerataan akses pendidikan.

Menanggapi hal ini, Mendagri Tito Karnavian menegaskan dukungan penuh Kemendagri terhadap implementasi SPMB. “Kami akan memastikan kebijakan ini berjalan dengan baik di daerah. Kemendagri siap memfasilitasi serta mengawasi agar pelaksanaannya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Selain itu, Mendagri juga menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan kebijakan SPMB berjalan optimal. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pelaksanaan SPMB tidak hanya sekadar regulasi, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dukungan teknis dan pemantauan di tingkat daerah menjadi prioritas,” tandas Tito.

Dengan kolaborasi yang solid antara Kemendikdasmen dan Kemendagri, implementasi SPMB diharapkan dapat berjalan efektif hingga ke pelosok negeri, memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan kesempatan pendidikan yang setara dan berkualitas. ***

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Manajemen Talenta Murid Diperkuat, Pemerintah Siapkan Ribuan Beasiswa dan Sistem Nasional Terintegrasi
Toilet Bersih hingga Ruang Kelas Baru, Revitalisasi Sekolah di Cianjur Bikin Murid Makin Nyaman
Kemenag Perkuat Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Agama
Pemulihan Trauma Anak Jadi Prioritas Pendidikan PAUD Pascabanjir Langkat
114 Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Segera Direvitalisasi, Pendidikan Dipacu Bangkit
Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi Industri dan LKP untuk Cetak SDM Siap Bersaing Global
Sekolah Bangkit Pascabencana, Pemerintah Tuntaskan Revitalisasi Pendidikan Aceh 2026
Kesempatan Emas! Beasiswa S2 Double Degree Kemenag Tawarkan Studi di Surabaya dan Australia

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:50 WIB

Manajemen Talenta Murid Diperkuat, Pemerintah Siapkan Ribuan Beasiswa dan Sistem Nasional Terintegrasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:35 WIB

Toilet Bersih hingga Ruang Kelas Baru, Revitalisasi Sekolah di Cianjur Bikin Murid Makin Nyaman

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:03 WIB

Kemenag Perkuat Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Agama

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:39 WIB

Pemulihan Trauma Anak Jadi Prioritas Pendidikan PAUD Pascabanjir Langkat

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:59 WIB

114 Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Segera Direvitalisasi, Pendidikan Dipacu Bangkit

Berita Terbaru