Hardiknas 2026 di Banyuwangi Meriah, Ribuan Pelajar Tampil di Kuntulan Ewon

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Susana Hardiknas 2026 di Banyuwangi (foto. kemendikdasmen)

Susana Hardiknas 2026 di Banyuwangi (foto. kemendikdasmen)

BANYUWANGI – Langit sore di Banyuwangi berubah jadi panggung kebersamaan ketika ribuan warga tumpah ruah di Taman Blambangan, merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan cara yang tak biasa—meriah, inklusif, dan penuh warna budaya.

Peringatan Hardiknas Tahun 2026 di Banyuwangi, Jawa Timur, berlangsung semarak dengan melibatkan ribuan masyarakat di Taman Blambangan. Semangat perayaan semakin terasa melalui pagelaran seni kolosal yang menampilkan kolaborasi murid lintas jenjang, sebagai perpaduan pendidikan, seni, dan budaya dalam satu panggung kebersamaan.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal rangkaian kegiatan. Murid, guru, orang tua, hingga seniman dan budayawan hadir memadati lokasi acara, menciptakan atmosfer perayaan yang hidup. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bahkan menyebut peringatan tahun ini sebagai salah satu yang paling meriah.

“Ini peringatan Hari Pendidikan Nasional yang paling meriah se-Indonesia,” ujarnya di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2026).

Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi atas penyelenggaraan acara yang tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga mampu menghadirkan kegembiraan bagi masyarakat luas. Menurutnya, kolaborasi lintas elemen menjadi kunci suksesnya perayaan ini.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memungkinkan acara ini berlangsung dengan khidmat dan meriah dalam rangka kita memajukan dan mencerdaskan bangsa untuk Indonesia yang hebat, maju, dan bermartabat,” ungkapnya.

Semarak peringatan semakin terasa lewat pagelaran seni kolosal “Kuntulan Ewon” yang melibatkan lebih dari 1.100 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Terdiri atas 600 pemusik dan 500 penari, penampilan ini menyuguhkan harmoni gerak, musik, dan vokal yang memukau. Tak sekadar pertunjukan, kolaborasi ini juga menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya pendidikan karakter dan kebersamaan dalam keberagaman.

Momen hangat tercipta ketika Mendikdasmen turut bergabung bersama para pelajar menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman”. Suasana pun menjadi semakin akrab, mencerminkan nilai kebersamaan dan semangat belajar yang menyenangkan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, menyampaikan bahwa perayaan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan pelaku seni budaya di daerah.

“Alhamdulillah, hari ini kami menyelenggarakan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, sekaligus kami sandingkan dengan atraksi Kuntulan Ewon, di mana pesertanya adalah anak-anak, guru, seniman, dan budayawan yang kami kolaborasikan menjadi sebuah atraksi yang menarik. Ada seribu lebih penari dari anak-anak sekolah kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum Hardiknas menjadi pengingat pentingnya pendidikan yang inklusif dan mampu mengakomodasi beragam potensi anak.

“Di Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 ini, mari kita galang semua potensi anak-anak Indonesia, khususnya yang ada di Banyuwangi. Mari kita hargai mereka dengan potensi masing-masing. Sehingga mereka ke depan pasti punya peran dalam membangun Indonesia,” tuturnya.

Perayaan Hardiknas 2026 di Banyuwangi menjadi bukti bahwa pendidikan tidak harus selalu hadir dalam suasana formal. Dari ruang kelas hingga ruang publik, semangat belajar, kreativitas, dan kebersamaan dapat tumbuh menjadi energi kolektif untuk mendorong kemajuan pendidikan Indonesia.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat
Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto
500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik
Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:02 WIB

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto

Senin, 2 November 2026 - 11:36 WIB

500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Berita Terbaru