Kemensos dan Kemenag Sinergi Wujudkan Sekolah Rakyat untuk Anak Miskin

- Penulis

Rabu, 12 Maret 2025 - 04:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sekolah Rakyat di pedesaan (ilust:chatgpt)

Ilustrasi Sekolah Rakyat di pedesaan (ilust:chatgpt)

JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Agama (Kemenag) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam rangka menyukseskan program Sekolah Rakyat dan pengentasan kemiskinan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa kerja sama ini penting karena sejalan dengan amanat UUD 1945 Pasal 34 tentang kewajiban negara dalam memelihara fakir miskin dan anak terlantar.

Selain itu, ia menyoroti peran spiritual dalam penanganan kemiskinan, sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 13 Tahun 2011.

“Intervensi kesejahteraan sosial mencakup pemenuhan kebutuhan material, spiritual, dan sosial. Karena itu, peran Kemenag sangat penting dalam penguatan aspek spiritual dalam pengentasan kemiskinan,” ujar Gus Ipul di kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Selain itu, kerja sama ini mencakup rencana pendirian Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Sekolah ini akan berbasis asrama dan gratis dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah atas.

“Sekolah Rakyat bertujuan memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Jika setiap tahun dibangun 100 sekolah dengan kapasitas seribu siswa, maka dalam lima tahun akan ada 500 ribu anak miskin yang menjadi agen perubahan,” kata Gus Ipul.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut baik kerja sama ini dan menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral.

Ia menyebut Kemenag memiliki 42 ribu madrasah yang dapat dioptimalkan untuk mendukung Sekolah Rakyat.

“Madrasah adalah bentuk Sekolah Rakyat yang paling riil. Sekitar 60 persen madrasah yang ada dikelola oleh masyarakat dan membutuhkan pengembangan lebih lanjut,” ujar Nasaruddin.

Kerja sama ini akan ditindaklanjuti oleh tim teknis dari kedua kementerian guna memastikan keberhasilan program Sekolah Rakyat dalam mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan. ***

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB