Kemendikdasmen Luncurkan Program Pelatihan 1.100 Instruktur LKP, Perkuat SDM Berdaya Saing Global

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Pelatihan 1.100 Instruktur Lembaga Kursus dan Pelatihan (dok. rentak.id)

Program Pelatihan 1.100 Instruktur Lembaga Kursus dan Pelatihan (dok. rentak.id)

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), resmi meluncurkan Program Pelatihan 1.100 Instruktur Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).

Program ini merupakan tindak lanjut dari pengimbasan 115 instruktur yang sebelumnya telah mengikuti program Magang Instruktur, dengan tujuan meningkatkan kompetensi tenaga pengajar sekaligus pemerataan kualitas pembelajaran di seluruh Indonesia.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menegaskan pentingnya peran instruktur dalam membentuk generasi siap kerja. Menurutnya, instruktur tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan.

“Pemerataan kualitas instruktur merupakan pilar utama pembelajaran kursus dan pelatihan. Mereka adalah jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus penanam nilai disiplin, inovasi, dan karakter kewirausahaan kepada peserta didik,” ujar Wamen Fajar saat membuka acara di Jakarta, Senin (29/9/2025).

Dalam sambutannya, Fajar menekankan bahwa sistem pendidikan harus bergerak adaptif mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, lulusan pendidikan kini tidak cukup hanya pintar secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter kuat serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Salah satu cara menyiapkan lulusan siap kerja adalah membekali mereka dengan keterampilan lintas bidang, literasi digital, dan semangat belajar sepanjang hayat. Program ini diharapkan memacu instruktur untuk terus mengasah kemampuan dan berbagi praktik baik dalam mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” katanya.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Tatang Muttaqin, menjelaskan bahwa melalui program ini, instruktur LKP akan mendapatkan pelatihan lanjutan sehingga mampu “Naik Kelas” dalam kompetensi.

“Tahun ini program pengimbasan dilaksanakan di 70 lokasi dengan delapan bidang keterampilan, yaitu desain grafis, digital marketing, aplikasi perkantoran, tata rambut, barista, teknik motor konvensional, motor listrik, dan tata busana,” terang Tatang.

Ia menambahkan, pendidikan nonformal seperti LKP menjadi solusi strategis di tengah ketatnya persaingan tenaga kerja global. Dengan instruktur yang kompeten, LKP diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan yang siap bersaing di pasar kerja.

Peluncuran program ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, yang hadir dalam acara tersebut. Hetifah menyebut bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat SDM Indonesia yang siap menghadapi persaingan global.

“Peningkatan keterampilan dan sikap adaptif adalah kunci menghadapi perubahan cepat di dunia industri. LKP menjadi ujung tombak dalam mencetak tenaga kerja yang terampil dan berkarakter,” ujar Hetifah.

Ia menekankan pentingnya transformasi dalam LKP, baik dari sisi kurikulum, metode pembelajaran, maupun kualitas instruktur.

“Instruktur harus menjadi sosok inspiratif, inovatif, dan terus belajar sepanjang hayat. Komisi X DPR RI mendukung penuh program ini demi kemajuan pendidikan di Indonesia,” tegasnya.

Dengan pelatihan ini, pemerintah berharap lahir instruktur-instruktur andal yang mampu mengangkat mutu pendidikan vokasi dan memperkuat daya saing bangsa di tingkat global.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas
Pemerintah Perluas Wajib Belajar 13 Tahun, Revitalisasi TK Melonjak Jadi 13.831 Unit
Dua Tahun Belajar Pagi-Sore, SMAN 7 Pontianak Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi
Kunjungi Rumah Mahasiswa Unram, Lalu Hadrian Ungkap Pentingnya KIP Kuliah

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:05 WIB

5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB