Kasad TNI Maruli Simanjuntak Lepas Satwa Langka dan Dukung Konservasi Hutan Sanggabuana

- Penulis

Selasa, 18 Februari 2025 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG – Upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan melestarikan lingkungan terus mendapat perhatian serius dari TNI Angkatan Darat.

Salah satu buktinya adalah langkah yang diambil oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang memimpin langsung pelepasliaran satwa dilindungi dan pelepasan Tim Ekspedisi Macan Tutul Jawa Gunung Sanggabuana di Menlatpur Kostrad Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat, Selasa (18/2/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung konservasi satwa liar serta mengajak berbagai pihak untuk lebih peduli terhadap kelestarian hutan di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Maruli menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam menjaga keseimbangan alam.

“Saya berharap deklarasi ini bisa menjadi contoh bagi seluruh satuan di Indonesia. Jika setiap daerah bisa melakukan hal serupa, maka perlindungan lingkungan dan ekosistem akan lebih terjaga,” ungkapnya.

Kasad menyoroti kondisi hutan yang kian tergerus dan perlunya langkah konkret dalam pemulihannya.

“Saat ini kita melihat banyak hutan yang hanya tersisa pohon-pohon kecil, sementara pohon besar sudah semakin langka. Di sekitar sini, ada sekitar 9.000 hektare yang bisa kita manfaatkan sebagai daerah latihan, sekaligus kita rawat agar tetap lestari,” ujarnya.

Selain pelestarian hutan, Jenderal Maruli juga menyoroti pentingnya kesejahteraan masyarakat sekitar untuk mengurangi ketergantungan mereka terhadap hasil hutan. Oleh karena itu, ia mengajak berbagai pihak untuk turut serta dalam program pemberdayaan masyarakat.

“Jika masyarakat sekitar memiliki sumber penghasilan yang lebih baik, mereka tidak perlu lagi merambah hutan untuk bertahan hidup. Program peternakan dan pertanian bisa menjadi solusi, dan ini sudah mulai kita jalankan di beberapa daerah,” jelasnya.

Kasad juga menyampaikan harapannya agar kawasan Sanggabuana dapat ditetapkan sebagai hutan lindung secara resmi. “Jika statusnya sebagai hutan lindung disahkan oleh Menteri, maka kita akan memiliki kewenangan lebih dalam menjaga dan melindungi kawasan ini dari ancaman perusakan,” tambahnya.

Selain pelepasliaran satwa, TNI AD juga berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pemulihan ekosistem, termasuk dengan penanaman mangrove. “Mangrove adalah salah satu tanaman yang bisa memberikan manfaat besar bagi lingkungan, termasuk sebagai penyerap karbon yang baik. Kita tengah mencari dukungan agar proyek ini bisa menjadi gerakan besar,” katanya.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Kasad berharap bahwa program ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Kalau kita tidak melibatkan masyarakat dan memberikan mereka solusi ekonomi yang layak, maka upaya menjaga lingkungan hanya akan sia-sia. Oleh karena itu, sinergi antara berbagai pihak sangat penting agar konservasi ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta
Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh
Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang
UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri
Slamet Minta BRAN Gerak Cepat, Konflik Agraria Jangan Dibiarkan Berlarut
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selangkah Lagi Jadi UU, Pemerintah Setuju Dibawa ke Paripurna
Mukhtarudin Bertemu Menteri SDM Malaysia, Bahas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:41 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri

Berita Terbaru