#KaburAjaDulu Viral! Wamen P2MI Ingatkan Jangan Nekat

- Penulis

Selasa, 18 Februari 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani, menanggapi maraknya penggunaan tagar #KaburAjaDulu yang belakangan ramai di media sosial.

Menurutnya, keinginan masyarakat untuk mencari penghidupan yang lebih baik, termasuk bekerja di luar negeri, adalah hal yang wajar dan sah-sah saja. Namun, ia mengingatkan agar proses keberangkatan tetap mengikuti aturan yang berlaku.

“Kami memahami fenomena ini, dan memang wajar jika masyarakat ingin mencari peluang di luar negeri. Tapi yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai ajakan ini justru mendorong orang untuk pergi tanpa melalui prosedur yang benar,” ujar Christina dalam keterangannya, Selasa (18/2/2025).

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menetapkan berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, demi memastikan keselamatan dan kesejahteraan para pekerja di luar negeri.

“Regulasi ini dibuat untuk memberikan perlindungan hukum, sosial, dan aspek lainnya bagi WNI yang bekerja di luar negeri. Jangan sampai karena ajakan ini, orang nekat berangkat tanpa dokumen dan berakhir dalam situasi rentan,” tambahnya.

Christina pun mengingatkan bahwa Kementerian P2MI memiliki kampanye “Pergi Migran, Pulang Juragan”, yang bertujuan mendorong pekerja migran untuk berangkat dengan persiapan matang dan kembali sebagai sosok yang lebih mandiri dan sukses.

“Jadi, bukan sekadar pergi begitu saja, tapi harus punya perencanaan yang jelas agar benar-benar membawa perubahan dalam hidup,” tutupnya. ***

Penulis : amanda az

Editor : ameri

Berita Terkait

Yandri Susanto Dorong Pemuda NTB Magang ke Jepang: Sukses di Luar Negeri, Wajib Pulang Bangun Indonesia
Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri
Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah
Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media
WFH Diterapkan, Barantin Tetap Tancap Gas: Ribuan Sertifikat Karantina Terbit Tanpa Hambatan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:25 WIB

Yandri Susanto Dorong Pemuda NTB Magang ke Jepang: Sukses di Luar Negeri, Wajib Pulang Bangun Indonesia

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Rabu, 15 April 2026 - 11:47 WIB

Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman

Selasa, 14 April 2026 - 08:31 WIB

Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN

Senin, 13 April 2026 - 16:26 WIB

Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB