Gerakan Pangan Murah di 4.337 Titik Seluruh Indonesia: Kementan, Kemendagri, dan Bulog Raih Rekor MURI

- Penulis

Selasa, 2 September 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kedua kiri) didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kanan), Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi (tengah), menerima penghargaan Rekor MURI di Kantor Perum Bulog Jakarta. (foto. lazir)

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kedua kiri) didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kanan), Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi (tengah), menerima penghargaan Rekor MURI di Kantor Perum Bulog Jakarta. (foto. lazir)

JAKARTA – Upaya pemerintah menghadirkan pangan murah bagi masyarakat mencatat sejarah baru. Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Perum Bulog berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) setelah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di 4.337 titik seluruh Indonesia.

Senior Manager Operasional MURI, Triyono, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti nyata sinergi pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan.

“Dengan bangga, Museum Rekor Indonesia memberikan piagam penghargaan kepada Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, dan Perum Bulog atas capaian luar biasa ini,” ujarnya di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Selasa (2/9/2025).

Menurutnya, pencapaian ini bukan hanya angka, tetapi bentuk kolaborasi lintas lembaga—mulai dari kementerian, pemerintah daerah, BUMN, TNI, hingga Polri—yang berkomitmen menyediakan pangan pokok dengan harga terjangkau bagi rakyat.

Rekor tersebut resmi tercatat setelah pelaksanaan GPM serentak pada 29 Agustus 2025, memecahkan rekor sebelumnya pada 28 Juni 2023 yang hanya mencakup 362 titik oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyambut baik penghargaan ini. Ia menegaskan GPM menjadi bagian strategi besar pemerintah dalam menstabilkan harga beras sekaligus menjaga inflasi.

“Sebelumnya kita sudah melakukan operasi pasar di 4.337 titik. Sekarang kita fokus melanjutkan di 214 kabupaten seluruh Indonesia bersama Kemendagri, Bulog, dan Bapanas,” kata Amran.

Amran menambahkan, langkah ini mulai menunjukkan hasil dengan inflasi yang turun dari 2,37 menjadi 2,31 serta meredanya kenaikan harga beras. Ia menegaskan operasi pasar akan terus digencarkan hingga akhir tahun.

“Kita harus terus melakukan operasi pasar untuk menekan harga. Bila perlu kita lanjutkan sampai Desember. Stok kita aman, tersedia 1,3 juta ton beras untuk operasi pasar dengan total stok nasional sekitar 4 juta ton,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kualitas beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan tetap terjaga.

“Semua beras yang dikeluarkan Bulog adalah beras yang baik, sesuai prosedur dan petunjuk teknis,” kata Rizal.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya
Mentan Bongkar Modus Penyelewengan Beras SPHP, 8 Pegawai Bulog dan Bapanas Dicopot
Jotun hingga Golden Eagle Masuk Agenda KPPU, Ini 5 Dugaan Pelanggaran Usaha yang Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB