JAKARTA – Perum BULOG menggelar agenda turun ke pasar serentak di seluruh Indonesia dalam rangka monitoring ketersediaan pasokan dan harga beras dan kebutuhan pokok tetap terkendali.
Agenda ini dibarengi dengan Operasi Pasar serentak, guna memperkuat stabilisasi pangan, dengan pemantauan langsung ke pasar dan antisipasi potensi kenaikan harga dan kurangnya pasokan dapat tertangani lebih dini.
Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han bersama Direktur SPHP Badan Pangan Nasional Maino Dwi Hartono, menggelar koordinasi nasional melalui video conference (Zoom) yang diikuti oleh seluruh Pemimpin Wilayah dan Pemimpin Cabang BULOG. Ahmad Rizal, didampingi Direktur Operasi Perum BULOG Andi Afdal, Direktur Pemasaran Perum BULOG Rahmanto Amin Jatmiko dan Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil DKI Jakarta & Banten Taufan Akib, melaksanakan monitoring ke Pasar Jatinegara dan Pasar Rawamangun, bersamaan dengan monitoring yang dilaksanakan jajaran BULOG di seluruh Indonesia di wilayah kerja masing-masing.
“Monitoring dan operasi pasar serentak ini, adalah langkah konkret yang kami (BULOG) lakukan dalam mengecek harga, ketersediaan komoditas, kelancaran distribusi, serta memastikan intervensi pangan berjalan efektif,” ujar Ahmad Rizal (5/9/2026).
Menurutnya, pengawasan langsung ke pasar menjadi bagian penting dari langkah antisipatif BULOG dalam menjaga stabilitas pangan.
“Kami mengantisipasi, bukan hanya karena adanya pengaduan, tetapi kami juga mengantisipasi adanya kenaikan inflasi. Itu yang paling utama. Karena penugasan BULOG yang paling utama adalah menjaga stabilisasi harga,” tegasnya.
Pada acara tersebut, juga dilakukan dialog dengan beberapa pedagang, khususnya terkait kelancaran distribusi beras SPHP. Pada saat yang sama, BULOG juga menyampaikan komitmen untuk mendorong penguatan pasokan beras premium serta komoditas pangan lainnya agar kebutuhan masyarakat tetap tersedia di pasar-pasar, dengan harga yang wajar dan terjangkau.
“Monitoring ini adalah langkah preventif untuk merespons dinamika harga pangan secara cepat, guna memastikan kecukupan stok pangan, khususnya di wilayah DKI Jakarta,” ujar Taufan Akib.
Dalam pelaksanaannya, BULOG akan terus berkolaborasi dengan Satgas Pangan, TNI, Polri, pemerintah daerah, pengelola pasar, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi ini untuk memastikan pengawasan yang dijalankan berdampak pada langkah korektif yang perlu dilakukan di lapangan apabila diperlukan.
Penulis : lazir
Editor : ameri






