Ekspor Perikanan Indonesia Tembus USD 3 Miliar, Produk RI Masuk 152 Negara

- Penulis

Sabtu, 12 September 2026 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk perikanan Indonesia (foto. kkp)

Produk perikanan Indonesia (foto. kkp)

JAKARTA – Produk perikanan Indonesia semakin luas menembus pasar global. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat ekspor produk perikanan sepanjang Januari-Juni 2026 mencapai 566,25 ribu ton dengan nilai sekitar USD 3 miliar atau Rp52,6 triliun.

Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini, mengatakan ekspor tersebut ditopang sejumlah komoditas unggulan, seperti udang vanname, rumput laut, tuna, sarden, tenggiri, cakalang, cumi-sotong-gurita, carrageenan, kerapu, serta kepiting dan rajungan.

“Nilainya diperkirakan Rp52,6 triliun dengan 10 produk unggulan yang menjadi komoditas ekspor,” kata Ishartini dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Menurutnya, penguatan ekspor tidak hanya bergantung pada produksi, tetapi juga jaminan mutu dan keamanan pangan. Karena itu, Badan Mutu KKP menerapkan sistem sertifikasi dari hulu hingga hilir dengan mengacu pada standar internasional.

Langkah tersebut membuat produk perikanan Indonesia semakin diterima oleh otoritas negara tujuan ekspor. Saat ini, hasil perikanan Indonesia telah dipasarkan ke 152 negara, mencakup kawasan Asia, Eropa, Amerika, Afrika, Timur Tengah, Australia, Selandia Baru hingga negara-negara Pasifik.

Hingga semester I 2026, tercatat 1.162 perusahaan perikanan telah lolos sertifikasi mutu KKP dan menjalankan kegiatan ekspor. Jumlah itu terdiri atas 900 unit pengolahan ikan, 229 unit pengekspor ikan hidup, dan 33 unit produksi benih ikan.

Ishartini menilai aktivitas ekspor perikanan turut memberikan dampak ekonomi di daerah, mulai dari meningkatkan pendapatan hingga membuka lapangan kerja.

Di Sulawesi Selatan, misalnya, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Mutu KKP telah mendukung 144 unit pengolahan ikan (UPI) lokal menembus 46 negara. Kegiatan tersebut menyerap 8.389 tenaga kerja, dengan frekuensi ekspor mencapai 8.540 shipment sepanjang Januari-Agustus 2026.

“Ekspor ikan juga menyerap tenaga kerja. Di Sulawesi Selatan, misalnya, 144 UPI lokal berhasil ekspor ke 46 negara dan menyerap 8.389 orang,” ujar Ishartini.

Sementara di Sumatera Utara, ekspor perikanan semester I 2026 tercatat senilai Rp115,5 miliar. Produk yang dikirim antara lain shrimp paste, frozen octopus, udang kering, frozen squid, frozen cuttle fish, ikan kembung, udang putih, hingga frozen black tiger shrimp.

Produk perikanan dari Sumatera Utara tersebut antara lain dipasarkan ke Malaysia, China, Thailand, Mesir, Hong Kong, Taiwan, dan Vietnam.

KKP juga memastikan layanan sertifikasi mutu bagi pelaku usaha diberikan secara gratis dan proses pendaftarannya dilakukan secara online.

“Badan Mutu memiliki 46 unit pelaksana teknis yang tersebar di seluruh Indonesia dan siap menerapkan quality assurance di sepanjang rantai produksi hingga membuat perusahaan siap ekspor,” pungkas Ishartini.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

BULOG Gandeng TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima
339,5 Kg Lobster Budi Daya Batam Laku di Singapura, KKP Bidik Jawa
BULOG Perluas Distribusi Beras Premium ke Ritel Modern, Pasokan Disiapkan 75 Ribu Ton per Bula
Turun ke Pasar, BULOG Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali
BULOG Punya Stok 4,9 Juta Ton, Beras Siap Digelontorkan untuk Jaga Harga Sesuai HET
Harga Emas Antam Hari Ini 4 September 2026: Berpotensi Turun ke Rp2,6 Juta, tapi Bisa Naik Lagi
Bantuan Pangan Beras Dipercepat, BULOG Salurkan 30 Kg untuk Warga di Papua dan Maluku
Harga Emas Dunia Menguat 1,1%, Antam Naik Tipis ke Rp2,402 Juta per Gram

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:52 WIB

Ekspor Perikanan Indonesia Tembus USD 3 Miliar, Produk RI Masuk 152 Negara

Jumat, 11 September 2026 - 10:14 WIB

BULOG Gandeng TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima

Jumat, 11 September 2026 - 09:39 WIB

339,5 Kg Lobster Budi Daya Batam Laku di Singapura, KKP Bidik Jawa

Rabu, 9 September 2026 - 07:29 WIB

BULOG Perluas Distribusi Beras Premium ke Ritel Modern, Pasokan Disiapkan 75 Ribu Ton per Bula

Sabtu, 5 September 2026 - 22:21 WIB

Turun ke Pasar, BULOG Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali

Berita Terbaru