
Ekonomi | Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB
“Ini bukan sekadar persoalan teknis lelang. Ada sinyal bahwa investor mulai menahan diri untuk membiayai pemerintah melalui surat utang negara,” kata Hafisz, mantan anggota DPR RI periode 2014–2024, Senin (2/11/2026).

Ekonomi | Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB
Kisah Aldi dan Bima itu menjadi gambaran ketimpangan sosial di Indonesia yang disoroti pengamat ekonomi politik Indonesia, Hafisz Tohir, mantan anggota DPR RI periode 2014–2024.

Ekonomi | Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:31 WIB
JAKARTA – Tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia kian menjadi perhatian setelah Fitch Ratings memberikan outlook negatif terhadap peringkat kredit Indonesia. Pengamat ekonomi politik sekaligus…

Ekonomi | Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:25 WIB
“Rupiah bukan sekadar angka di layar Bloomberg. Di Pasar Cinde, rupiah adalah harga cabai, tempe, dan ongkos ojek. Menjaga rupiah berarti menjaga dapur rakyat,” kata Hafisz dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Ekonomi | Senin, 26 Oktober 2026 - 07:48 WIB
Pengamat ekonomi dan keuangan sekaligus mantan anggota DPR RI periode 2014–2024, Hafisz Tohir, menilai pemerintah perlu memastikan pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kelas menengah.

Ekonomi | Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:48 WIB
“Rebound itu penting, tetapi jangan cepat puas. Pertanyaan besarnya adalah apa yang harus kita jaga agar penguatan ini menjadi pemulihan yang berkelanjutan, bukan sekadar pantulan sesaat,” kata Hafisz dalam pandangannya, Sabtu (24/10/2026).

Ekonomi | Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:31 WIB
Politikus sekaligus pengamat ekonomi Hafisz Tohir menilai, gejolak pasar modal Indonesia dan keresahan sosial di Eropa memperlihatkan satu persoalan mendasar yang sama, yakni merosotnya kepercayaan terhadap institusi.

Ekonomi | Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:55 WIB
Capaian itu dihitung sejak triwulan IV 2024 hingga triwulan III 2026. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan data tersebut setelah melaporkan perkembangan investasi kepada Presiden Prabowo dalam rapat terbatas bidang ekonomi di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Politik | Senin, 7 September 2026 - 06:46 WIB
Menurut AHY, penyelamatan kekayaan negara bukan sekadar persoalan memperbaiki administrasi atau meningkatkan penerimaan negara.

Nasional | Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:03 WIB
“Masalah kita bukan sekadar berapa orang mendapat pekerjaan, tetapi apakah pendidikan, kompetensi, pekerjaan, produktivitas, dan penghasilannya saling terhubung,” ujar Ateng, Rabu (12/8/2026).