JAKARTA – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggelar serangkaian rapat penting pada Kamis, 18 September 2025. Agenda rapat dimulai sejak pagi hingga sore hari dengan pembahasan berbagai isu strategis, termasuk Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pembinaan Ideologi Pancasila serta penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2025 dan 2026.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama sejumlah pihak, yaitu Dr. Ahmad Basarah, S.H., M.H., Alvara Institute, serta Kepala Badan Keahlian Dewan Setjen DPR RI. RDPU ini difokuskan pada pembahasan substansi RUU tentang Pembinaan Ideologi Pancasila sebagai landasan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Pada pukul 13.00 WIB, Baleg kembali menggelar rapat Panitia Kerja (Panja) bersama Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI dan Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI. Rapat ini membahas penyusunan Perubahan Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2025 serta penyusunan Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2026 untuk memastikan arah legislasi nasional sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Di waktu yang sama, Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bersama Biro Pemberitaan DPR RI mengadakan diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema “Menteri Keuangan Baru, Harapan Baru Menata Ekonomi Indonesia”.
Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu:
-
Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun
-
Anggota Badan Anggaran DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Faujia Helga Br. Tampubolon
-
Pengamat Ekonomi sekaligus Policy and Program Director Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah
Acara tersebut dipandu oleh Amir Faisol dari IDN Times sebagai moderator.
Agenda rapat ditutup pada pukul 16.00 WIB dengan rapat pleno Baleg bersama Menkumham RI dan PPUU DPD RI untuk pengambilan keputusan terkait hasil penyusunan perubahan kedua Prolegnas RUU Prioritas 2025 dan finalisasi Prolegnas RUU Prioritas 2026.
Rangkaian kegiatan ini menunjukkan komitmen DPR RI dalam memperkuat fondasi hukum negara, baik melalui penguatan ideologi Pancasila maupun penyusunan program legislasi yang relevan dengan kebutuhan bangsa ke depan.
Penulis : guntar
Editor : ameri






