JAKARTA – Isu baru terkait polemik ijazah Presiden Joko Widodo kembali mencuat. Kali ini, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, angkat bicara sekaligus membantah keras tuduhan yang menyeret namanya dalam pendanaan pihak tertentu untuk mempersoalkan dokumen tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Kalla kepada wartawan di kediamannya di Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026), merespons informasi yang beredar di media dan mengutip pernyataan seseorang bernama Rizmond.
“Kami tegaskan bahwa itu tidak benar. Saya tidak pernah terlibat, tidak pernah mendanai, bahkan tidak mengenal yang bersangkutan,” ujar Kalla.
Ia juga menegaskan hanya mengenal Roy Suryo sebagai mantan menteri, tanpa memiliki keterkaitan dengan pihak lain yang disebut dalam tuduhan tersebut.
Akan Laporkan ke Aparat
Sebagai langkah lanjutan, Kalla memastikan akan menempuh jalur hukum guna menindaklanjuti tuduhan yang dinilainya tidak berdasar tersebut. Ia menyebut telah menunjuk kuasa hukum untuk melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum.
“Besok pengacara saya akan melaporkan ke Bareskrim untuk mencari kebenaran dan mempertanggungjawabkan pernyataan tersebut,” katanya.
Kuasa hukum Kalla, Abdul Haji Talaohu, menambahkan laporan kemungkinan akan diajukan ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri atau Polda Metro Jaya.
Menurutnya, tuduhan tersebut telah mencemarkan nama baik kliennya dan perlu ditindaklanjuti secara hukum agar ada kejelasan serta pertanggungjawaban dari pihak yang menyebarkan informasi tersebut.
Penulis : lazir
Editor : ameri













