Demo Indonesia Gelap, Hari Ini Mahasiswa Protes Kebijakan Pemerintah, Tuntut Perubahan!

- Penulis

Kamis, 20 Februari 2025 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA –  Kota Jakarta akan diramaikan dengan susana aksi demonstrasi berskala nasional bertajuk “Indonesia Gelap” yang berlangsung pada 17-20 Februari 2025.

Gerakan yang diprakarsai oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) ini menjadi sorotan publik dan diperkirakan mencapai puncaknya pada  hari ini, Kamis (20/2/2025).

Adapun poin yang menjadi tuntutan BEM SI   yang akan beraksi  di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Massa aksi pun berencana dijadwalkan akan bertemu dengan pihak istana.

“Poin tuntutan BEM SI terbaru Kamis, 20 Februari 2025. Aksi Di Patung Kuda Istana. Jam 14:00 ditemui pihak Istana,” kata Koordinator Pusat BEM SI, Herianto, saat dihubungi media, Kamis (20/2/2025).

BEM SI Gelar Puncak Demo ‘Indonesia Gelap’ 20 Februari di Jakarta
Dalam puncak demonstrasi hari ini, terdapat sembilan poin tuntutan yang di bawa BEM SI. Rinciannya sebagai berikut:

1. Kaji ulang Inpres Nomor 1 Tahun 2025
2. Tranparansi status pembangunan dan pajak rakyat
3. Evaluasi besar-Besaran Makan Bergizi Gratis
4. Tolak Revisi UU Minerba yang bermasalah
5. Tolak Dwifungsi TNI
6. Sahkan RUU Perampasan Aset
7. Tingkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan secara nasional
8. Tolak impunitas dan tuntaskan HAM berat
9. Tolak cawe-cawe Jokowi dalam pemerintahan Prabowo

Tagar #IndonesiaGelap mendominasi media sosial, mencerminkan keresahan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah saat ini.

Tuntutan dan Latar Belakang Aksi Koordinator BEM SI, Satria Naufal, menyatakan bahwa “Indonesia Gelap” melambangkan kekhawatiran rakyat terhadap arah kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Mahasiswa menuntut efisiensi kabinet, menolak revisi UU TNI, Polri, dan Kejaksaan, serta mendesak evaluasi terhadap program makan bergizi gratis yang dinilai belum efektif. ***

 

Berita Terkait

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri
Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah
Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media
WFH Diterapkan, Barantin Tetap Tancap Gas: Ribuan Sertifikat Karantina Terbit Tanpa Hambatan
May Day 2026: Buruh Turun ke DPR, Tolak Seremoni dan Desak UU Ketenagakerjaan Baru

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Rabu, 15 April 2026 - 11:47 WIB

Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman

Selasa, 14 April 2026 - 08:31 WIB

Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN

Senin, 13 April 2026 - 16:26 WIB

Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri

Senin, 13 April 2026 - 08:21 WIB

Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB