Dedi Kurnia Syah Nilai Banyak Menteri Rusak Reputasi Pemerintah, Minta Prabowo Reshuffle

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah. (ist)

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah. (ist)

JAKARTA – Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai Presiden Prabowo Subianto sudah saatnya melakukan pergantian atau reshuffle sejumlah menteri. Ia menegaskan, terlalu banyak menteri di kabinet yang justru merusak reputasi pemerintah.

“Presiden Prabowo Subianto sudah waktunya melakukan pergantian menteri. Terlalu banyak menteri di kabinet yang justru merusak reputasi pemerintah,” kata Dedi Kurnia Syah, Rabu (13/8/2025).

Menurutnya, beberapa nama menteri layak diganti karena hanya membuat kegaduhan dan tidak produktif. Ia menyebutkan Raja Juli Antoni dan Budi Arie Setiadi  serta beberapa menteri lainnya  layak di-reshuffle.

“Hal itu karena sikap politik dan kinerja mereka justru memprihatinkan. Kebutuhan reshuffle juga diperlukan karena pemerintah sedang giat membangun reputasi yang baik,” ujarnya.

Dedi menilai, langkah strategis yang diambil Prabowo, seperti pembentukan banyak satuan tugas (satgas), penggabungan unit usaha negara, hingga terbentuknya Danantara, menjadi penanda bahwa Presiden sebenarnya tidak sepenuhnya percaya dengan kualitas dan kapasitas kerja sebagian menterinya.

“Itulah sebabnya Prabowo tetap mempercayakan pekerjaan kepada tokoh tertentu seperti Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, dan beberapa nama lainnya,” tambahnya.

Ia mencontohkan program Koperasi Merah Putih yang ternyata tidak dikelola oleh Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi. Menurut Dedi, ini menjadi bukti jelas bahwa Budi Arie tidak mendapatkan kepercayaan penuh dari Presiden.

“Ini saatnya Prabowo melakukan reshuffle, dan publik besar kemungkinan akan mendukung langkah tersebut,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

AHY Tekankan Konsolidasi Demokrat di Musda Jateng, Target Rebut Kemenangan Pemilu 2029
Megawati Soekarnoputri Hadiri Peringatan 71 Tahun Konferensi Asia Afrika di Sekolah Partai PDIP
Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump
DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara
Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa Saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah
Megawati Terima Gelar Doktor Kehormatan di Princess Naurah University Arab Saudi
Megawati Hadiri Zayed Award 2026, Basarah Soroti Diplomasi Kemanusiaan Indonesia
Masuk Board of Peace, Prabowo Dinilai Jalankan Strategi Berisiko demi Palestina Merdeka

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:59 WIB

AHY Tekankan Konsolidasi Demokrat di Musda Jateng, Target Rebut Kemenangan Pemilu 2029

Sabtu, 18 April 2026 - 13:48 WIB

Megawati Soekarnoputri Hadiri Peringatan 71 Tahun Konferensi Asia Afrika di Sekolah Partai PDIP

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:37 WIB

Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:05 WIB

DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:21 WIB

Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa Saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah

Berita Terbaru