Topik Dedi Kurnia Syah

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat hasil survei (foto. ipo)

Politik

Survei IPO Agustus 2026: Elektabilitas Gerindra Tertinggi, PDIP dan Golkar Membayangi

Politik | Senin, 10 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Temuan terbaru Indonesia Political Opinion (IPO) mencatat Gerindra meraih elektabilitas sebesar 17,5 persen. Partai yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto itu unggul atas PDIP yang memperoleh 12,8 persen.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat hasil survei (foto. ipo)

Nasional

Survei IPO: 63 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Nasional | Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:37 WIB

“Tingkat kepuasan pada pemerintah berada situasi stabil, masih didominasi tingkat kepuasan dibanding yang tidak. Ini indikasi jika mayoritas masyarakat masih melihat upaya pemerintah bekerja dalam koridor yang benar,” kata Dedi, Sabtu (8/8/2026)

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah (dok. rentak.id)

Politik

IPO: Sri Mulyani hingga Budi Arie Jadi Beban Politik dalam Reshuffle Prabowo

Politik | Selasa, 9 September 2025 - 10:12 WIB

Selasa, 9 September 2025 - 10:12 WIB

“Gerakan publik yang menekan Presiden untuk mengevaluasi kinerja kabinet sangat kuat. Beberapa menteri yang diganti bahkan kerap disebut menjadi beban politik Presiden, seperti Sri Mulyani, Budi Arie, Kadir Karding, hingga Dito,” ujar Dedi, Selasa (9/9/2025).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah (dok. rentak.id)

Politik

IPO: Reformasi Polri dan Konsolidasi Politik Jadi Kunci Meredam Gejolak Publik

Politik | Selasa, 2 September 2025 - 08:22 WIB

Selasa, 2 September 2025 - 08:22 WIB

“Situasi saat ini bentuk habisnya toleransi warga negara pada buruknya kinerja elit politik, sehingga tidak ada cara lain untuk meredam kecuali memenuhi tuntutan publik,” ujar Dedi, Selasa (2/9/2025).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah (dok. rentak.id)

Nasional

Wacana Kementerian Haji dan Umrah Dikritik IPO, Dinilai Tidak Produktif

Nasional | Senin, 25 Agustus 2025 - 13:56 WIB

Senin, 25 Agustus 2025 - 13:56 WIB

“Obesitas kabinet yang disusun Prabowo sudah seharusnya dievaluasi, bukan malah ditambah dengan mendirikan kementerian baru,” ujar Dedi Kurnia Syah, Senin (25/8/2025).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah. (ist)

Politik

Dedi Kurnia Syah Nilai Banyak Menteri Rusak Reputasi Pemerintah, Minta Prabowo Reshuffle

Politik | Rabu, 13 Agustus 2025 - 08:32 WIB

Rabu, 13 Agustus 2025 - 08:32 WIB

“Presiden Prabowo Subianto sudah waktunya melakukan pergantian menteri. Terlalu banyak menteri di kabinet yang justru merusak reputasi pemerintah,” kata Dedi Kurnia Syah, Rabu (13/8/2025).

Dedi Kurnia Syah. (dok. pribadi)

Politik

IPO: Paska Amnesti Hasto, Prabowo Berpeluang Kendalikan Kekuasaan Penuh

Politik | Senin, 11 Agustus 2025 - 09:32 WIB

Senin, 11 Agustus 2025 - 09:32 WIB

“Perubahan ini bisa berdampak pada peluang perubahan sistem kekuasaan di kabinet, termasuk pengurangan kewenangan menteri-menteri yang berasal dari loyalis Jokowi,” ujar Dedi di Jakarta, Senin (11/8/2025).

Saat peluncuran Media Center Indonesia Maju. (twitter)

Ragam

Pengamat Politik Kritik Media Center Indonesia Maju, Terindikasi Ada Kepentingan Politik di Baliknya

Ragam | Selasa, 5 Desember 2023 - 13:16 WIB

Selasa, 5 Desember 2023 - 13:16 WIB

RENTAK.ID – Pengamat politik dari lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengungkapkan, bahwa Media Center Indonesia Maju dapat dimanfaatkan untuk kepentingan politik…

Dedi Kurnia Syah. (dok. pribadi)

Politik

KPU Atur Sumbangan Uang Elektronik, IPO: Lebih Perlu Mengatur Syarat Kepesertaan

Politik | Minggu, 28 Mei 2023 - 12:21 WIB

Minggu, 28 Mei 2023 - 12:21 WIB

RENTAK.ID – Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah pesimis dengan niat Komisi Pemilihan Umum (KPU) mampu mengatur ketentuan mengenai penggunaan sumbangan…