Survei IPO: 63 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

- Penulis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat hasil survei (foto. ipo)

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat hasil survei (foto. ipo)

JAKARTA — Kinerja Presiden Prabowo Subianto masih mendapat respons positif dari mayoritas masyarakat Indonesia. Survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO) mencatat tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan mencapai 63 persen.

Angka tersebut terdiri dari 57 persen responden yang menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo dan 6 persen lainnya mengaku sangat puas.

Sementara itu, sebanyak 30 persen responden menyatakan tidak puas dan 5 persen lainnya merasa sangat tidak puas. Adapun 2 persen responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa penilaian positif terhadap pemerintahan masih lebih dominan dibandingkan persepsi negatif.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan tingkat kepuasan tersebut menunjukkan persepsi masyarakat terhadap pemerintahan masih relatif stabil.

“Tingkat kepuasan pada pemerintah berada situasi stabil, masih didominasi tingkat kepuasan dibanding yang tidak. Ini indikasi jika mayoritas masyarakat masih melihat upaya pemerintah bekerja dalam koridor yang benar,” kata Dedi, Sabtu (8/8/2026)

Program MBG Jadi Faktor Utama Kepuasan Publik

Survei IPO juga memetakan alasan masyarakat memberikan penilaian positif terhadap Presiden Prabowo. Dari sejumlah faktor yang ditanyakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi alasan yang paling banyak disebut responden, yakni mencapai 15,7 persen.

Faktor berikutnya adalah penilaian bahwa Presiden Prabowo aktif dalam pemberantasan korupsi. Sebanyak 12,5 persen responden menyebut hal tersebut sebagai alasan mereka memberikan penilaian positif.

Kemudian, 11 persen responden menilai pemberian bantuan sosial menjadi salah satu faktor utama. Sebanyak 7,2 persen lainnya menyebut program kerja pemerintah telah memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Selain kebijakan pemerintah, karakter kepemimpinan Prabowo juga turut memengaruhi persepsi publik.

Sebanyak 5,8 persen responden menilai Presiden memiliki gaya kepemimpinan yang tegas dan tidak pandang bulu. Kemudian 4 persen menilai Prabowo mampu menghadapi berbagai situasi krisis.

Sementara itu, 3,8 persen responden menilai kondisi ekonomi menjadi lebih baik. Sebanyak 3,5 persen lainnya mengapresiasi perhatian Presiden terhadap masyarakat.

Faktor lain yang ikut membentuk persepsi positif antara lain kemudahan memperoleh pekerjaan, stabilitas politik, meningkatnya penghormatan terhadap Indonesia di mata negara lain, serta perhatian pemerintah terhadap persoalan internasional dan kelompok masyarakat tertentu.

Kebijakan yang Dirasakan Langsung Jadi Penentu

Dedi menilai hasil survei tersebut memperlihatkan bahwa masyarakat cenderung menilai kinerja pemerintah berdasarkan kebijakan yang dampaknya bisa mereka rasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut dia, keberhasilan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk persepsi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo.

“Meskipun ada beberapa faktor yang menjadi catatan, tetapi secara umum Presiden Prabowo Subianto masih dianggap bekerja dengan baik,” ujar Dedi.

Meski demikian, dominasi tingkat kepuasan publik bukan berarti pemerintah bisa mengabaikan berbagai kritik yang masih muncul di masyarakat.

IPO menilai pemerintah tetap perlu menjaga konsistensi dalam menjalankan program prioritas. Perbaikan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik juga dinilai penting untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Dengan tingkat kepuasan yang masih berada di atas angka ketidakpuasan, kinerja pemerintahan Prabowo menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat masih memberikan ruang kepercayaan terhadap kebijakan yang dijalankan.

Survei IPO Libatkan 1.200 Responden

Survei nasional Indonesia Political Opinion (IPO) dilakukan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026. Penelitian tersebut melibatkan 1.200 responden yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling.

Survei memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dengan margin of error sekitar ±2,9 persen.

Hasil survei ini sekaligus memberikan gambaran mengenai persepsi publik terhadap kinerja Presiden Prabowo setelah berbagai program pemerintah berjalan dan dirasakan masyarakat.

Besarnya perhatian publik terhadap program MBG, bantuan sosial, pemberantasan korupsi, hingga kondisi ekonomi menunjukkan bahwa kebijakan yang memiliki dampak langsung menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai

Berita Terbaru