Buruh Pabrik di Jombang Jadi Histeris, Atikoh Ganjar Ungkap Perempuan Nyata Berkontribusi Buat Perekonomian Bangsa

- Penulis

Senin, 29 Januari 2024 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atikoh Ganjar dengan buruh Pabrik di Jombang

Atikoh Ganjar dengan buruh Pabrik di Jombang

RENTAK.ID, JOMBANG – Istri capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti mengisi safari politik di Jawa Timur, pada Senin (29/1/2024) ke sebuah pabrik sepatu di Jalan Dokter Soetomo, Serning, Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Ratusan karyawati yang mengenakan polo berwarna pink dan lainnya berkaus berkelir merah tampak menyambut Atikoh di area halaman pabrik.

Atikoh tampak menyalami satu persatu karyawati yang berdiri berjejer. Beberapa pekerja lainnya tampak mengacungkan jari tiga sembari menanti giliran berjabat tangan dengan ibunda Muhammad Zinedine Alam Ganjar itu.

Atikoh bertemu pemilik pabrik sepatu setelah wanita kelahiran Jawa Tengah itu menyalami para karyawati di area halaman.

Sang pemilik lalu mempersilakan Atikoh yang hadir didampingi Wasekjen PDI Perjuangan Sadarestuwati untuk memasuki area dalam pabrik.

Mantan wartawan itu selama di area dalam pabrik, melihat proses pembuatan sepatu dari pengemasan, perekatan, pengeleman, hingga pengecekan.

Atikoh dalam sebuah kesempatan terlihat mengecek mesin yang digunakan untuk membantu perekatan. Dia sesekali berbincang dengan karyawati pabrik meskipun tidak dilakukan dengan lama.

Wanita kelahiran Jawa Tengah itu menyebut mayoritas pekerja pabrik sepatu di Bareng, Jombang, Jawa Timur ialah wanita.

Atikoh tentu menyambut positif langkah pabrik yang mempekerjakan wanita sebagai upaya dunia usaha memberdayakan perempuan.

“Tentu ini adalah bagian dari pemberdayaan perempuan dan perempuan itu bisa jadi sosok yang mandiri dan bisa berkontribusi juga dari sisi ekonomi dan bagi penggerakan roda perekonomian baik keluarga maupun masyarakat bangsa dan negara,” ujarnya, Senin.

Namun, Atikoh menyebut para karyawati ke depannya perlu dibekali pendidikan agar mereka memiliki kemampuan berdaya saing.

“Tentu perlu dibekali juga dengan peningkatan kapasitas, baik dari sisi secara profesional dari sisi manjemennya maupun dari sisi mereka diberi akses yang luas terkait dengan pendidikan maupun dari sisi ekonomi,” katanya.

Selama 30 menit Atikoh berada di pabrik pembuatan sepatu ekspor itu. Dia kemudian menuju pintu keluar untuk menaiki bis.

Rupanya, ratusan pekerja sudah menanti Atikoh di pintu keluar pabrik. Cucu pendiri Ponpes Riyadus Sholikin Kalijaran KH Hisyam A Karim itu lalu menyalami kembali para karyawati.

Dia kemudian sampai di pintu masuk bis, lalu membalikkan badan ke arah ratusan pegawai pabrik sembari menyampaikan salam kecup. ***

Berita Terkait

Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump
DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara
Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa Saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah
Megawati Terima Gelar Doktor Kehormatan di Princess Naurah University Arab Saudi
Megawati Hadiri Zayed Award 2026, Basarah Soroti Diplomasi Kemanusiaan Indonesia
Masuk Board of Peace, Prabowo Dinilai Jalankan Strategi Berisiko demi Palestina Merdeka
Hasto Kristiyanto Tutup Kunjungan Kerja di Sukabumi dengan Konsolidasi Kader PDI Perjuangan
Tunjukkan Jiwa Kesatria Usai Diganti, Ijeck : Saya Serahkan Keputusan ke Ketum Bahlil

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:37 WIB

Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:05 WIB

DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:21 WIB

Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa Saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah

Senin, 9 Februari 2026 - 16:04 WIB

Megawati Terima Gelar Doktor Kehormatan di Princess Naurah University Arab Saudi

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:19 WIB

Megawati Hadiri Zayed Award 2026, Basarah Soroti Diplomasi Kemanusiaan Indonesia

Berita Terbaru