JAKARTA – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Jeneponto terus digencarkan melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Berbagai bantuan mengalir dari para orang tua asuh kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS) dalam kegiatan yang digelar di Gedung Kalabbirang, Rumah Jabatan Bupati Jeneponto, dan disaksikan langsung oleh Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, Rabu (24/9/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gebyar Quick Wins 2025 Sulawesi Selatan dan turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Sodiqin, SH, MH, Kepala Dinas PPKB Jeneponto Siti Meriam, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Program GENTING hadir sebagai intervensi terpadu yang menyasar keluarga rentan stunting dengan bantuan yang disesuaikan kebutuhan, baik nutrisi maupun non-nutrisi.
Bantuan yang disalurkan kali ini mencakup:
Renovasi rumah layak huni dari Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla sebanyak 10 unit untuk keluarga rentan stunting di Sulsel, termasuk tiga unit di Jeneponto.
Sedekah GENTING dari BKKBN Sulsel dan Yayasan Rumah Zakat untuk ibu hamil penerima manfaat.
Bantuan nutrisi dari PT. Niver Pratama Inforindo berupa 20 dus susu kotak UHT dan telur bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita non-PAUD (3B).
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Sulawesi Selatan masih tinggi, yakni 23,3%. Jeneponto menjadi daerah dengan angka stunting tertinggi di provinsi ini, mencapai 37%.
Kepala BKKBN Sulsel, Sodiqin, menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam penanganan stunting.
“Melalui GENTING, kita tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga edukasi dan dukungan agar keluarga menjadi lebih berdaya dan mandiri,” ujarnya.
Penulis : lazir
Editor : ameri













