RENTAK.ID – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, mengingatkan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kementerian P2MI untuk selalu menjaga integritas dimanapun mereka berada.
Penekanan integritas ini disampaikan Wamen Christina agar CPNS yang akan ditempatkan, baik di kantor pusat maupun di Badan Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) di daerah menjadi tangguh dan terhindar dari perilaku korupsi.
“Yang pertama harus menjaga integritas, karena akan banyak tantangan yang mereka temui. Tentunya siap menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin,” tegasnya usai Penutupan Orientasi dan Penyerahan Surat Keputusan Penempatan CPNS Kementerian P2MI.
Selain integritas, Wamen Christina juga mengingatkan CPNS KemenP2MI soal jejak digital dan menjaga sikap di media sosial (medsos).
“Sehingga harus benar-benar bijak disikapi soal menggunakan medsos,” ungkapnya.
Sementara itu, Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, mengingatkan ratusan CPNS Kementerian P2MI untuk selalu mengedepankan adab dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Di mana pun, ilmu pendidikan itu penting, tapi yang paling penting, ilmu kehidupan. Adab nomor satu. Sopan sama senior dan yang lebih tua,” katanya.
Raffi Ahmad menambahkan, aparatur sipil negara merupakan pilar utama dalam pelayanan publik dan pelaksanaan kebijakan negara.
“Karena kalian adalah wajah bangsa, jadi jangan bikin malu negara, keluarga dan diri sendiri,” katanya.
“CPNS harus cepat beradaptasi, cepat belajar, bekerja sama, inovatif dan yang paling penting jujur,” pungkas Raffi Ahmad.(fhm)
Penulis : Zul
Editor : Ami













