Aktivis GMKI Jakarta Kritik Penonaktifan Kepala SD di Karo: Tindakan Tidak Bijak dan Anti-Kritik!

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta, Hardius Karo-Karo (ist)

Aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta, Hardius Karo-Karo (ist)

JAKARTA – Penonaktifan Kepala SD Negeri 050417 Tigajumpa, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, buntut viralnya video ASN berjoget di tengah banjir, menuai kritik tajam dari aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta, Hardius Karo-Karo.

Ia menyebut keputusan Dinas Pendidikan Karo yang dipimpin Anderiasta Tarigan sebagai langkah yang reaktif dan tidak adil.

“Penonaktifan Kepala Sekolah Ibu Tanti Nilawati adalah bentuk tindakan yang tidak bijak. Beliau dikenal sebagai sosok berdedikasi yang berhasil memajukan sekolah. Apa kesalahannya? Hanya karena video joget saat banjir? Itu tidak pantas dijadikan dasar penghukuman,” ujar Hardius dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (21/5/2025).

Menurutnya, banjir yang terjadi di lingkungan sekolah merupakan persoalan struktural yang semestinya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Ia menilai sanksi yang dijatuhkan terhadap Tanti Nilawati justru melemahkan semangat para pendidik di daerah terpencil yang bekerja dalam keterbatasan.

“Kalau memang serius ingin memperbaiki, Dinas Pendidikan seharusnya membangun sistem drainase, bukan mengorbankan kepala sekolah yang sudah bekerja dengan sepenuh hati,” tambahnya.

Hardius juga menyoroti gaya kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Karo yang dinilainya lebih mementingkan pencitraan ketimbang memahami realitas di lapangan. Ia menilai sanksi disipliner tersebut tidak sebanding dengan dugaan pelanggaran yang terjadi.

“Pendidikan tidak boleh dijalankan dengan semangat penindasan. Guru-guru kita bukan robot pencitraan, mereka manusia yang punya dedikasi dan akal sehat,” ujarnya.

Ia pun mendesak Bupati Karo untuk turun tangan mengevaluasi keputusan penonaktifan tersebut dan memulihkan nama baik Tanti Nilawati serta mengembalikannya ke posisi semula.

“Ini bukan sekadar soal seorang kepala sekolah. Ini soal keadilan bagi seluruh pendidik di Karo dan daerah lainnya yang bisa saja jadi korban arogansi pejabat,” tegasnya.

 

Editor : lazir

Sumber Berita: ameri

Berita Terkait

Tinjau Kesiapan TKA SD, Wamendikdasmen Pastikan Siswa Tak Perlu Cemas
RI–India Perkuat Aliansi Kampus, Bidik Riset Bisnis dan Ekonomi Global
Revisi UU Sisdiknas Menguat, DPR Janjikan Sistem Guru Lebih Adil dan Setara
TKA SMP Gelombang Pertama Berjalan Lancar, Partisipasi Capai Hampir 2 Juta Siswa
TKA SMP di Curug Berjalan Hangat, Murid Antusias Ikuti Asesmen Tanpa Tekanan
Alarm Pendidikan! 91 Persen Kasus Kekerasan di Sekolah adalah Kekerasan Seksual
FSGI Warning Keras: Lonjakan Korban MBG Makin Mengkhawatirkan
Revitalisasi Sekolah Digeber, 71 Ribu Satuan Pendidikan Siap Berbenah di 2026

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:21 WIB

Tinjau Kesiapan TKA SD, Wamendikdasmen Pastikan Siswa Tak Perlu Cemas

Kamis, 9 April 2026 - 08:57 WIB

RI–India Perkuat Aliansi Kampus, Bidik Riset Bisnis dan Ekonomi Global

Rabu, 8 April 2026 - 04:30 WIB

Revisi UU Sisdiknas Menguat, DPR Janjikan Sistem Guru Lebih Adil dan Setara

Selasa, 7 April 2026 - 21:27 WIB

TKA SMP Gelombang Pertama Berjalan Lancar, Partisipasi Capai Hampir 2 Juta Siswa

Selasa, 7 April 2026 - 07:30 WIB

TKA SMP di Curug Berjalan Hangat, Murid Antusias Ikuti Asesmen Tanpa Tekanan

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB