AHY Soroti Empat Prioritas Infrastruktur Nasional di Forum Konsultasi Regional 2025

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AHY  saat membuka Forum Konsultasi Regional (Konreg) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Tahun 2025 di Auditorium Kementerian PU, Jakarta .(dok.rentak.id)

AHY saat membuka Forum Konsultasi Regional (Konreg) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Tahun 2025 di Auditorium Kementerian PU, Jakarta .(dok.rentak.id)

JAKARTA – Pembangunan infrastruktur bukan sekadar urusan teknis, tapi soal masa depan bangsa. Hal itu ditekankan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat membuka Forum Konsultasi Regional (Konreg) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Tahun 2025 di Auditorium Kementerian PU, Jakarta, Jumat (9/5/2025).

Dalam sambutannya, A.HY menguraikan empat prioritas utama pembangunan infrastruktur nasional yang menurutnya harus menjadi pijakan bersama dalam merumuskan kebijakan strategis ke depan

Ketahanan Pangan, Energi, dan Air Jadi Prioritas Utama

“Pertama, kita harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air,” tegas AHY di hadapan para pejabat kementerian dan peserta forum. Ia menekankan bahwa ketiga hal itu merupakan pilar utama kemandirian bangsa, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai contoh, AHY menyebut optimalisasi bendungan Cirata dan Jatiluhur yang selain menyediakan pasokan air dan listrik, juga berpotensi dikembangkan sebagai kawasan wisata air. “Ke depan, kita harus maksimalkan fungsi bendungan bukan hanya untuk irigasi dan air bersih, tetapi juga untuk energi terbarukan dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis pariwisata,” jelasnya.

Infrastruktur Pendukung SDM: Sekolah, Rumah, dan Fasilitas Kesehatan

Prioritas kedua, lanjut AHY, adalah pembangunan infrastruktur yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Ia menyebut pentingnya fasilitas pendidikan, kesehatan, perumahan, pasar, dan sarana olahraga yang terintegrasi dengan lingkungan masyarakat.

“Saya mengapresiasi berbagai proyek yang telah diresmikan bersama, mulai dari stadion, gedung fakultas, hingga apartemen untuk dosen. Semua ini memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas SDM kita,” kata AHY.

Konektivitas Antarwilayah untuk Pemerataan Pertumbuhan

AHY juga menekankan pentingnya konektivitas antarwilayah sebagai prioritas ketiga. Menurutnya, Indonesia harus semakin terintegrasi melalui infrastruktur yang menghubungkan daerah-daerah terpencil, terutama kawasan timur Indonesia.

“Semakin baik konektivitas kita, maka semakin besar peluang pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah. Ini soal bagaimana tata ruang dan pembangunan saling menopang satu sama lain,” ujarnya.

Ketahanan Lingkungan Harus Jadi Komitmen Bersama

Sebagai penutup dari empat prioritas tersebut, AHY menyinggung pentingnya infrastruktur yang mendukung ketahanan lingkungan. Meski disampaikan secara ringkas, ia menegaskan bahwa isu ini tak kalah strategis.

“Kita harus tetap menjaga keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan lingkungan. Ini amanat jangka panjang,” tambahnya.

Menutup pidatonya, AHY menyerukan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Mari kita satukan langkah, jaga semangat kerja sama. Hanya dengan itu kita bisa wujudkan pembangunan yang efisien, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Hadir Penuh: Pejabat Strategis Kementerian PU dan Tim Pendukung AHY

Acara Konreg 2025 turut dihadiri Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, dan Sekjen PU Mohammad Zainal Fatah, serta para direktur jenderal dan staf khusus kementerian.

Menko AHY juga didampingi Deputi Bidang Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faisal, serta Staf Khusus Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, dan Herzaky Mahendra Putra.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), membuka acara Konsultasi Regional (Konreg) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Tahun 2025, yang berlangsung pada Jumat (9/5/2025) di Auditorium Kementerian PU, Jakarta.

Dalam sambutannya, Menko AHY mengungkapkan empat prioritas pembangunan infrastruktur yang perlu menjadi perhatian bersama dalam merancang dan mengimplementasikan kebijakan pembangunan nasional.

“Saya ingin menyampaikan empat hal yang harus kita perhatikan dan semoga dapat didiskusikan lebih lanjut dalam forum konsultasi regional kali ini,” ujar AHY.

Prioritas pertama, Menko AHY menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung ketahanan pangan, energi, dan air. Menurutnya, mencapai swasembada pangan, energi, dan air bersih adalah tanggung jawab bersama, sejalan dengan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto.

Ia memberikan contoh optimalisasi bendungan seperti Cirata dan Jatiluhur, yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber air dan energi, tetapi juga memiliki potensi sebagai kawasan wisata dan olahraga air.

“Ke depan, kita harus terus fokus untuk mengoptimalkan fungsi bendungan, tidak hanya sebagai suplai air bersih dan irigasi pertanian, tetapi juga mendukung penyediaan energi terbarukan serta mendorong sektor ekonomi kreatif,” jelasnya.

Selanjutnya, Menko AHY menggarisbawahi pentingnya infrastruktur untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), melalui penyediaan fasilitas pendidikan, kesehatan, perumahan, pasar, dan sarana penunjang lainnya, termasuk olahraga.

Menko AHY juga memberikan apresiasi terhadap proyek-proyek yang telah diresmikan bersama, seperti stadion olahraga, gedung fakultas, dan apartemen dosen, yang semuanya berperan dalam meningkatkan kualitas SDM.

“Semua infrastruktur ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas SDM kita di berbagai sektor,” tuturnya.

Prioritas ketiga adalah pengembangan infrastruktur yang dapat memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di kawasan Indonesia Timur. Menko AHY menyatakan bahwa semakin baik konektivitas, semakin terintegrasi Indonesia antarwilayah, antarprovinsi, kabupaten, dan kota, dengan tata ruang yang jelas.

“Pembangunan infrastruktur yang mendukung konektivitas ini tentu akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan,” ujarnya.

Terakhir, Menko AHY mengingatkan pentingnya infrastruktur yang mendukung ketahanan lingkungan. Meskipun isu ini disampaikan secara singkat, hal ini menjadi penutup dari empat fokus prioritas yang dititipkan Menko AHY dalam forum konsultasi strategis tersebut.

Menutup sambutannya, Menko AHY mengajak seluruh jajaran kementerian dan lembaga untuk terus menyatukan langkah dan menjaga semangat kolaborasi demi terwujudnya pembangunan infrastruktur yang lebih efisien, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Hadir pada acara tersebut Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo; Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti; Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum, Mohammad Zainal Fatah; serta para dirjen dan staf khusus di lingkup Kementerian Pekerjaan Umum.

Turut mendampingi Menko AHY, Deputi bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faisal; serta Staf Khusus Menko, Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, dan Herzaky Mahendra Putra. ***

Berita Terkait

Yandri Susanto Dorong Pemuda NTB Magang ke Jepang: Sukses di Luar Negeri, Wajib Pulang Bangun Indonesia
Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri
Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah
Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media
WFH Diterapkan, Barantin Tetap Tancap Gas: Ribuan Sertifikat Karantina Terbit Tanpa Hambatan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:25 WIB

Yandri Susanto Dorong Pemuda NTB Magang ke Jepang: Sukses di Luar Negeri, Wajib Pulang Bangun Indonesia

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Rabu, 15 April 2026 - 11:47 WIB

Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman

Selasa, 14 April 2026 - 08:31 WIB

Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN

Senin, 13 April 2026 - 16:26 WIB

Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB