AHY: Infrastruktur Penentu Masa Depan Indonesia, Saatnya Investasi Besar

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AHY saat membuka International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta International Convention Center (Jdok. rentak.id)

AHY saat membuka International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta International Convention Center (Jdok. rentak.id)

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama masa depan Indonesia.

Hal itu disampaikannya saat membuka International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (11/6/2025).

“Keberhasilan kita sangat ditentukan oleh apa yang kita bangun, bagaimana kita membangunnya, dan untuk siapa pembangunan itu ditujukan,” ujar AHY di hadapan para pemimpin nasional dan mitra internasional.

Ia menilai satu dekade ke depan merupakan periode krusial bagi Indonesia, yang kini berada di titik balik sejarah sebagai negara dengan populasi keempat terbesar dunia dan ekonomi menengah yang terus tumbuh. “Posisi strategis kita di antara Samudra Hindia dan Pasifik adalah peluang besar yang tak boleh disia-siakan,” ujarnya.

AHY juga menyampaikan dukungan penuh terhadap agenda pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan pangan, air, dan energi. Menurutnya, semua itu bertumpu pada infrastruktur yang terintegrasi, adil, dan berkelanjutan.

Pemerintah, kata AHY, menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8%. Untuk mencapainya, Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi domestik. Diperlukan aktivasi potensi ekonomi riil dari berbagai sektor seperti pertanian, industri, pelabuhan, hingga platform digital.

“Inilah saatnya berinvestasi besar dalam infrastruktur. Kita butuh sistem yang mampu memangkas biaya logistik, mendorong produktivitas, menjamin pasokan air, energi, dan perumahan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan arah kebijakan yang menentukan keadilan dan ketahanan bangsa. “Jika dibangun dengan kebijaksanaan, ketahanan, dan keadilan, infrastruktur akan menjadi landasan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” tuturnya.

Konferensi internasional ini dihadiri oleh lebih dari 7.000 peserta dari 26 negara, termasuk para menteri, duta besar, pejabat daerah, serta perwakilan dunia usaha dan mitra pembangunan. Investor dan lembaga keuangan global seperti Macquarie, GIC, World Bank, IFC, ADB, dan The Asia Group turut hadir, menjadikan ICI 2025 ajang strategis untuk mendorong kolaborasi infrastruktur berskala internasional.

Penulis : lazir

Editor : reni diana

Berita Terkait

TNI AL Kerahkan Helikopter Bell 412 Salurkan 104 Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Gempa M7,7 Guncang Flores, PLN Pulihkan 11 Gardu Induk dalam Kurang dari 12 Jam
Gempa NTT, BULOG Bergerak Cepat Kirim Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk Warga Terdampak
BULOG CUP 2026 Resmi Digelar, 1.500 Bulogers Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Gempa M7,7 Guncang Flores NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
Pratikno: Teknologi Peringatan Dini Tak Cukup, Respons Cepat Jadi Kunci Hadapi Bencana
1,03 Juta Sarjana Menganggur, DPR Ingatkan Bahaya “Parkir Massal” Talenta
Konflik Agraria Sentuh 34.323 Desa, Mendes PDT Dorong Penyelesaian Terpadu
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:45 WIB

TNI AL Kerahkan Helikopter Bell 412 Salurkan 104 Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Gempa M7,7 Guncang Flores, PLN Pulihkan 11 Gardu Induk dalam Kurang dari 12 Jam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Gempa NTT, BULOG Bergerak Cepat Kirim Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk Warga Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:24 WIB

BULOG CUP 2026 Resmi Digelar, 1.500 Bulogers Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Pratikno: Teknologi Peringatan Dini Tak Cukup, Respons Cepat Jadi Kunci Hadapi Bencana

Berita Terbaru