AHY Dukung Pencanangan Sekolah Garuda, Dorong Penguatan SDM Unggul di Seluruh Indonesia

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko AHY saat menghadiri peresmian Sekolah Garuda di SMA Pradita Dirgantara, Yogyakarta. (dok. rentak.id)

Menko AHY saat menghadiri peresmian Sekolah Garuda di SMA Pradita Dirgantara, Yogyakarta. (dok. rentak.id)

YOGYAKARTA – Pemerintah terus memperluas akses pendidikan unggul melalui pencanangan program Sekolah Garuda di berbagai daerah. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan dukungan penuh terhadap inisiatif strategis tersebut saat meresmikan Sekolah Garuda di SMA Pradita Dirgantara, Yogyakarta, Rabu (8/10/2025).

Menurut Menko AHY, SMA Pradita Dirgantara menjadi salah satu dari 12 sekolah yang menjalani transformasi menuju Sekolah Garuda. Dari jumlah itu, empat sekolah di antaranya merupakan sekolah baru yang akan dibangun di wilayah dengan akses pendidikan terbatas.

“Ini adalah visi besar dan kebijakan strategis yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Dengan terbentuknya Sekolah-Sekolah Garuda, kita bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujar AHY.

Ia menambahkan, kehadiran Sekolah Garuda menjadi langkah konkret dalam memperkuat pendidikan berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), sekaligus membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berdaya saing global.

“Kita ingin anak-anak Indonesia semakin siap menghadapi tantangan global dan membawa perubahan yang dirasakan seluruh bangsa,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, AHY hadir bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, sejumlah pejabat daerah, dan perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Ia juga mengapresiasi semangat siswa SMA Pradita Dirgantara yang dinilai menunjukkan kecerdasan dan kepemimpinan masa depan bangsa.

“Kalau didorong dengan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas SDM, insya Allah Indonesia punya masa depan yang semakin baik,” kata AHY.

Lebih lanjut, AHY menjelaskan bahwa pengembangan infrastruktur Sekolah Garuda dilakukan melalui dua skema, yakni transformasi dari sekolah yang sudah ada dan pembangunan sekolah baru secara menyeluruh.

“Yang transformasi sebagian besar sudah baik, tapi akan terus diperkuat dari sisi fasilitas, riset, dan pembinaan karakter. Infrastruktur yang baik akan menunjang proses pembelajaran yang unggul,” jelasnya.

Sementara itu, untuk sekolah baru, pemerintah menyiapkan infrastruktur modern agar mampu memenuhi standar pendidikan abad ke-21.

Menko AHY menegaskan, peresmian 12 sekolah transformasi dan 4 sekolah baru ini menjadi bagian dari strategi nasional peningkatan mutu pendidikan yang dijalankan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Saya merasa terhormat menjadi salah satu ambasador program besar ini. Semoga semakin banyak anak muda yang berkesempatan belajar di sekolah terbaik dan kembali membangun negeri,” tutup AHY.

Program Sekolah Garuda hadir melalui dua jalur utama, yakni Sekolah Garuda Baru yang dibangun dari nol di daerah minim akses pendidikan, serta Sekolah Garuda Transformasi yang memperkuat sekolah unggulan agar mampu mencetak lulusan berprestasi dunia.

Adapun 12 sekolah transformasi meliputi:
SMAN 10 Fajar Harapan (Aceh), SMA Unggul Del (Sumatera Utara), MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir (Sumatera Selatan), SMAN Unggulan MH Thamrin (DKI Jakarta), SMA Cahaya Rancamaya (Jawa Barat), SMA Taruna Nusantara dan SMA Pradita Dirgantara (Jawa Tengah), SMAN 10 Samarinda (Kalimantan Timur), SMAN Banua BBS (Kalimantan Selatan), MAN Insan Cendekia Gorontalo (Gorontalo), SMAN Siwalima Ambon (Maluku), dan SMA Averos Sorong (Papua Barat Daya).

Sementara empat lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru berada di Belitung Timur, Timor Tengah Selatan (NTT), Konawe Selatan (Sultra), dan Bulungan (Kaltara).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal, serta Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Rachmat Kaimuddin.

Penulis : amanda az

Editor : reni diana

Berita Terkait

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat
Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto
500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik
Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:02 WIB

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto

Senin, 2 November 2026 - 11:36 WIB

500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Berita Terbaru