PWS: Mayoritas Masyatakat Ingin Pilpres 2024 Satu Putaran Saja

- Penulis

Sabtu, 27 Januari 2024 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peneliti Senior PWS Sharazani VB, MA

Peneliti Senior PWS Sharazani VB, MA

RENTAK.ID – Lembaga survei Political Weather Station (PWS) dalam rilis hasil survei terbaru mereka menyebutkan bahwa mayoritas publik dan dunia usaha mengharapkan Pilpres 2024 cukup berlangsung satu putaran saja.

Hasil survei PWS juga menunjukkan bahwa bagian terbesar masyarakat menolak pemakzulan Presiden Jokowi yang menjadi wacana sejumlah aktivis dan elit politik akhir-akhir ini.

Survei PWS dilaksanakan pada tanggal 21 s/d 25 Januari 2024 di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Populasi dari survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih atau seluruh penduduk Indonesia yang minimal telah berusia 17 tahun dan/atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah.

Jumlah sampel sebesar 1220 responden, diperoleh melalui teknik pencuplikan secara acak sederhana (simple random sampling) atas data pemilik nomor HP di seluruh Indonesia yang pernah menjadi responden dalam survei-survei PWS sebelumnya.

Margin of error +/- 2,81 persen, dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara melalui telepon dengan responden berpedoman kuesioner.

“Ketika PWS menanyakan kepada responden, manakah yang lebih Anda setujui Pilpres 2024 berlangsung satu putaran atau dua putaran, ternyata mayoritas responden (57,4%) setuju jika Pilpres 2024 berlangsung satu putaran saja. Hanya 12,4% responden yang berharap Pilpres dapat berlangsung dua putaran. Sementara sebanyak 30,2% tidak mempermasalahkan apakah Pilpres 2024 berlangsung satu putaran atau dua putaran,” kata Peneliti Senior PWS Sharazani VB, MA dalam keterangannya, Minggu (27/1/2024).

Berdasarkan hasil survei PWS, ada tiga alasan utama yang membuat mayoritas publik dan lebih-lebih dunia usaha, menginginkan Pilpres cukup satu putaran saja.

“Pertama, Pilpres satu putaran menghemat anggaran negara yang cukup besar yang lebih baik dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Kedua, Pilpres satu putaran dapat segera menuntaskan ketidakpastian bagi dunia usaha dan kegiatan ekonomi pada umumnya.

“Ketiga, Pilpres satu putaran juga untuk mengakhiri ketegangan politik antar sesama komponen bangsa Indonesia,” sebutnya.

Berdasarkan temuan PWS, mayoritas publik selain menginginkan Pilpres 2024 cukup berlangsung satu putaran, mereka juga menolak gerakan pemakzulan terhadap Presiden Jokowi yang akhir-akhir ini diwacanakan oleh sejumlah aktivis dan elit politik.

Ketika PWS menanyakan kepada responden, apakah Anda setuju atau kurang setuju terhadap wacana pemakzulan Presiden Jokowi yang dimotori sejumlah aktivis dan elit politik, bagian terbesar publik atau 53,3% responden menyatakan tidak setuju alias menolak wacana pemakzulan tersebut.

“Hanya 14,8% responden yang setuju terhadap wacana pemakzulan Presiden Jokowi, sementara sebanyak 31,9 responden tidak dapat memberikan sikap terhadap wacana tersebut,” sebutnya. ***

Berita Terkait

AHY Tekankan Konsolidasi Demokrat di Musda Jateng, Target Rebut Kemenangan Pemilu 2029
Megawati Soekarnoputri Hadiri Peringatan 71 Tahun Konferensi Asia Afrika di Sekolah Partai PDIP
Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump
DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara
Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa Saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah
Megawati Terima Gelar Doktor Kehormatan di Princess Naurah University Arab Saudi
Megawati Hadiri Zayed Award 2026, Basarah Soroti Diplomasi Kemanusiaan Indonesia
Masuk Board of Peace, Prabowo Dinilai Jalankan Strategi Berisiko demi Palestina Merdeka

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:59 WIB

AHY Tekankan Konsolidasi Demokrat di Musda Jateng, Target Rebut Kemenangan Pemilu 2029

Sabtu, 18 April 2026 - 13:48 WIB

Megawati Soekarnoputri Hadiri Peringatan 71 Tahun Konferensi Asia Afrika di Sekolah Partai PDIP

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:37 WIB

Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:05 WIB

DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:21 WIB

Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa Saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah

Berita Terbaru