PLN Siagakan 500 Personel Jaga Listrik MotoGP Mandalika 2026, Cadangan Daya 47 MW

- Penulis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah peralatan pendukung, seperti Uninterruptible Power Supply (UPS), genset, dan Unit Gardu Bergerak (UGB) telah disiapkan PLN di kawasan Sirkuit Mandalika. (foto. pln)

Sejumlah peralatan pendukung, seperti Uninterruptible Power Supply (UPS), genset, dan Unit Gardu Bergerak (UGB) telah disiapkan PLN di kawasan Sirkuit Mandalika. (foto. pln)

MANDALIKA – Persiapan menyambut MotoGP Mandalika 2026 memasuki tahap akhir. PT PLN (Persero) memperkuat pengamanan sistem kelistrikan di kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat, dengan menyiagakan lebih dari 500 personel, genset cadangan, UPS, hingga gardu bergerak.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama MotoGP Mandalika 2026 berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada 9–11 Oktober 2026.

Kesiapan kelistrikan itu ditandai dengan Apel Siaga Keandalan Pembangkit PLN yang digelar di Mandalika, Sabtu (3/10/2026). Ratusan personel dikerahkan untuk mengawal pembangkit, pasokan energi primer, peralatan pendukung, serta sistem pengendalian kelistrikan di sejumlah lokasi prioritas.

Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi langkah PLN yang mempersiapkan sistem kelistrikan secara menyeluruh untuk mendukung ajang balap motor internasional tersebut.

Menurutnya, keandalan listrik menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian MotoGP Mandalika 2026 berjalan lancar, terlebih NTB akan menjadi perhatian publik internasional.

“Kami mengapresiasi kesigapan PLN yang telah mempersiapkan sistem kelistrikan secara menyeluruh. Dukungan kelistrikan yang andal menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026,” ujar Muhamad Iqbal.

Dari sisi sistem, kebutuhan listrik MotoGP Mandalika 2026 akan dipasok melalui sistem kelistrikan Lombok. PLN mencatat daya mampu pasok mencapai 438 megawatt (MW).

Sementara itu, beban puncak sistem Lombok selama pelaksanaan MotoGP diproyeksikan berada di angka 391 MW. Dengan demikian, tersedia cadangan daya sekitar 47 MW.

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo memastikan perusahaan akan mengerahkan seluruh sumber daya untuk menjaga keandalan listrik selama kompetisi berlangsung.

“Ajang internasional seperti MotoGP membutuhkan dukungan kelistrikan dengan tingkat keandalan yang tinggi. Karena itu, seluruh aspek pembangkitan kami pastikan dalam kondisi siap, mulai dari unit pembangkit, energi primer, personel, sistem pengendalian, hingga peralatan cadangan,” kata Rizal.

Tak hanya mengandalkan pembangkit utama, PLN juga memperkuat sistem kelistrikan di sekitar Sirkuit Mandalika dengan menempatkan sejumlah peralatan cadangan.

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara Sujana mengatakan mobilisasi genset ke kawasan sirkuit telah diselesaikan. PLN juga menyiapkan 30 kendaraan pendukung serta material cadang gangguan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat.

“Kami menyiagakan seluruh unit pembangkit dalam kondisi siap operasi dan didukung ketersediaan energi primer yang memadai. Kami juga memperkuat kesiapan di lapangan melalui penempatan genset backup, personel siaga, kendaraan pendukung, serta material cadang gangguan,” ujar Sujana.

Menurut dia, berbagai perangkat tersebut disiapkan agar setiap potensi gangguan atau kondisi abnormal dapat ditangani dengan cepat dan terkoordinasi.

Kesiapan PLN juga diperkuat dengan inovasi Green Genset Control Room (GGCR) yang berada di kawasan Sirkuit Mandalika.

GGCR difungsikan sebagai posko koordinasi sekaligus pusat pemantauan kondisi pembangkitan selama MotoGP berlangsung. Yang menarik, fasilitas tersebut dioperasikan dengan memanfaatkan energi surya.

Penggunaan GGCR ditujukan untuk mempercepat proses pemantauan dan pengendalian sistem kelistrikan selama masa siaga.

“Melalui Green Genset Control Room, proses pemantauan dan pengendalian dapat dilakukan secara lebih cepat, terintegrasi, dan responsif,” tutur Sujana.

Ia menambahkan, pemanfaatan energi surya pada fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya PLN menggabungkan keandalan operasional dengan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

Untuk mendukung pengamanan kelistrikan MotoGP Mandalika 2026, PLN telah menyiapkan 19 unit UPS, tujuh unit genset, dan tiga Unit Gardu Bergerak (UGB).

Lebih dari 500 personel juga disiagakan di lapangan. Mereka akan melakukan pemantauan secara berkelanjutan terhadap kondisi infrastruktur kelistrikan selama seluruh rangkaian MotoGP berlangsung.

PLN juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan daya di kawasan penyelenggaraan dapat terpenuhi dan pasokan listrik tetap andal hingga berakhirnya ajang MotoGP Mandalika 2026.

Penulis : dafri jh

Editor : ami

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya
Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi
Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Ateng Sutisna Desak Evaluasi Karhutla: Jangan Biarkan Rakyat Terus Menanggung Dampaknya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Berita Terbaru