JAKARTA – Ketersediaan beras dan minyak goreng untuk program bantuan pangan dipastikan dalam kondisi aman. Perum BULOG menegaskan, stok yang mencukupi menjadi kunci agar penyaluran bantuan alokasi Februari–Maret dapat berjalan lancar dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Program bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli sekaligus memastikan akses pangan tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan. Penyaluran dilakukan sekaligus untuk dua alokasi, sehingga diharapkan mampu memberikan dampak lebih besar bagi penerima manfaat.
Untuk memastikan proses distribusi berjalan sesuai prosedur, Direktur Pemasaran Perum BULOG, Febby Novita, turun langsung melakukan pemantauan di sejumlah wilayah. Di Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur, monitoring menjangkau 1.545 Penerima Bantuan Pangan (PBP), sementara di Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor, sebanyak 3.126 PBP turut menjadi sasaran.
Secara nasional, program ini menyasar 33.244.408 PBP dengan total kebutuhan mencapai 664.888 ton beras dan 132,9 juta liter minyak goreng MinyaKita. Hingga kini, realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 20 persen dan akan terus dipercepat di berbagai daerah.
Febby Novita menegaskan bahwa pengawasan langsung dilakukan untuk memastikan bantuan diterima secara tepat, baik dari sisi jumlah maupun kualitas. “Kami memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak dengan kualitas terjaga dan jumlah yang sesuai. Dengan dukungan stok yang kuat, penyaluran diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Dalam skema penyaluran ini, setiap PBP menerima 10 kilogram beras dan 2 liter MinyaKita untuk satu alokasi. Karena distribusi dilakukan untuk dua bulan sekaligus, total bantuan yang diterima mencapai 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
BULOG juga memastikan seluruh komoditas telah melalui proses pengawasan mutu yang ketat dan didistribusikan melalui jaringan logistik yang andal. Koordinasi dengan pemerintah daerah terus diperkuat guna menjamin kelancaran distribusi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Dengan stok yang terjaga dan distribusi yang terus dipercepat, BULOG menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Program bantuan pangan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga di tengah meningkatnya kebutuhan.
Penulis : lazir
Editor : ameri













