Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Irman Gusman usai menghadiri forum prestisius Supermentor-28 on Leadership (dok. rentak.id)

Irman Gusman usai menghadiri forum prestisius Supermentor-28 on Leadership (dok. rentak.id)

JAKARTA –  Kepemimpinan visioner dinilai tidak lahir dari situasi yang nyaman, melainkan ditempa melalui krisis dan tantangan zaman yang terus berubah. Hal ini ditegaskan oleh Irman Gusman usai menghadiri forum internasional Supermentor-28 on Leadership di The St. Regis Jakarta, Selasa malam (14/4/2026).

Forum bergengsi tersebut menjadi ruang refleksi bagi tokoh nasional dan global dalam mengulas makna kepemimpinan di tengah ketidakpastian dunia yang semakin kompleks.

Irman yang juga pernah menjabat Ketua DPD RI selama dua periode (2009–2016) menilai, berbagai pelajaran dari tokoh dunia yang dibahas dalam forum itu menjadi pengingat penting bahwa pemimpin besar lahir dari keberanian mengambil keputusan sulit di masa krisis.

“Sejarah membuktikan bahwa pemimpin besar tidak lahir dari situasi yang mudah. Mereka dibentuk oleh keberanian moral dan keteguhan karakter saat menghadapi ujian zaman. Kepemimpinan visioner adalah tentang navigasi di tengah krisis untuk membawa bangsa menuju pelabuhan yang lebih aman,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Irman menyoroti tiga figur dunia sebagai rujukan utama kepemimpinan lintas generasi, khususnya bagi generasi muda Indonesia.

Pertama, Nelson Mandela yang diulas melalui perspektif Ebrahim Rasool, menekankan pentingnya rekonsiliasi dalam menyatukan bangsa yang terpecah.

Kedua, Lee Kuan Yew, yang dijelaskan oleh Chan Heng Chee, tentang disiplin visi dalam membangun negara kecil menjadi kekuatan ekonomi global.

Ketiga, Susilo Bambang Yudhoyono, yang mengangkat pentingnya menjaga stabilitas serta ketepatan dalam pengambilan keputusan strategis di masa transisi dan krisis nasional.

“Indonesia saat ini berada dalam fase perubahan dinamis yang menuntut pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara moral,” tambahnya.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam forum tersebut, di antaranya Agus Harimurti Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono, Eddy Soeparno, Teuku Riefky Harsya, Ossy Dermawan, Stella Christie, Iftitaf Sulaiman Suryanagara, Sandiaga Uno, Ilham Habibie, serta Mahyeldi Ansharullah.

Menurut Irman, kehadiran para pemangku kebijakan tersebut mencerminkan adanya kesadaran bersama akan pentingnya transfer pengetahuan kepemimpinan kepada generasi penerus bangsa.

Ia pun memberikan apresiasi terhadap konsistensi forum Supermentor yang sejak 2014 dinilai mampu menjadi wadah pembelajaran kepemimpinan bagi anak muda Indonesia.

“Forum ini sangat mengesankan karena melampaui sekadar motivasi. Inilah ruang di mana ‘resep sukses’ dan etos kerja luhur diwariskan secara langsung, serta menanamkan kesadaran bahwa kepemimpinan yang dibutuhkan adalah kepemimpinan berkarakter, berintegritas, dan berorientasi pada masa depan bangsa,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri
Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah
Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media
WFH Diterapkan, Barantin Tetap Tancap Gas: Ribuan Sertifikat Karantina Terbit Tanpa Hambatan
May Day 2026: Buruh Turun ke DPR, Tolak Seremoni dan Desak UU Ketenagakerjaan Baru
Gula Impor Menggila, DPR: Petani Tebu Jangan Dikorbankan!

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 08:31 WIB

Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN

Senin, 13 April 2026 - 16:26 WIB

Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri

Senin, 13 April 2026 - 08:21 WIB

Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah

Sabtu, 11 April 2026 - 09:07 WIB

Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB