Wamenag: Madrasah Vokasi Akan Cetak Generasi Emas Siap Kerja

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i. (dok. kemenag)

Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i. (dok. kemenag)

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyiapkan pembentukan Direktorat Vokasi Madrasah. Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, mengatakan kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pendidikan kejuruan di lingkungan madrasah, sekaligus menjawab arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan vokasional sebagai prioritas dalam strategi pengentasan kemiskinan nasional.

Presiden Prabowo, kata Romo Syafi’i, berkali-kali menegaskan bahwa pendidikan menjadi kunci utama memutus rantai kemiskinan. Karena itu, pemerintah fokus memperkuat pendidikan vokasional dan sekolah integrasi yang mampu menyambungkan dunia pendidikan dengan dunia kerja.

Selama ini, Kemenag sudah mengembangkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Plus Keterampilan sebagai embrio pendidikan vokasional madrasah. Model pendidikan ini tidak hanya memberikan penguatan agama dan akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang berhubungan langsung dengan kebutuhan industri.

“Kami ingin menambah satu direktorat khusus bidang vokasi untuk memperkuat aspek kejuruan dan memastikan lulusan madrasah siap kerja,” ujar Romo Syafi’i di Jakarta, Sabtu  (8/11/2025).

Ia menuturkan, keberadaan Direktorat Vokasi Madrasah akan membuat tata kelola pendidikan keterampilan di madrasah berjalan lebih fokus dan terintegrasi. Apalagi, sejumlah kebijakan nasional seperti swasembada pangan, swasembada energi, hilirisasi, dan industrialisasi diperkirakan akan menciptakan jutaan lapangan kerja baru.

“Kita ingin lulusan madrasah mampu mengisi ruang itu dengan kompetensi dan karakter unggul,” tambahnya.

Lebih jauh, Romo Syafi’i menegaskan komitmen Kemenag untuk menghadirkan pendidikan Islam yang adaptif, unggul, dan berkarakter. Pendidikan vokasional madrasah diharapkan menjadi motor lahirnya Generasi Emas 2045.

“Kalau saat ini sekolah terbaik di Indonesia adalah MAN Insan Cendekia, maka madrasah vokasi akan menjadi motor baru yang melahirkan generasi emas 2045 — generasi yang terampil, religius, dan siap berkontribusi bagi Indonesia Maju,” tutupnya.

Penulis : guntar

Editor : Gunawan Tarigan

Berita Terkait

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat
Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto
500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik
Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:02 WIB

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto

Senin, 2 November 2026 - 11:36 WIB

500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Berita Terbaru