Pemerintah Rencanakan Sekolah Garuda di Katingan, Target Selesai 2027

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamendiktisaintek Stella Christie melakukan kunjungan ke Kabupaten Katingan (dok diktisaintek)

Wamendiktisaintek Stella Christie melakukan kunjungan ke Kabupaten Katingan (dok diktisaintek)

JAKARTA – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie melakukan kunjungan ke Kabupaten Katingan, Kalimatan Tengah,  Jumat (12/9/2025), untuk meninjau calon lokasi pembangunan Sekolah Garuda.

Program Sekolah Garuda merupakan inisiatif Presiden RI dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional, khususnya di bidang Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM).

Katingan menjadi salah satu dari lima besar nominasi daerah yang berpeluang menjadi lokasi pembangunan sekolah unggul tersebut, dari total 20 Sekolah Garuda yang direncanakan berdiri hingga tahun 2029.

Wamen Stella menjelaskan, Sekolah Garuda lahir dari visi Presiden untuk menciptakan pemerataan akses pendidikan unggul di seluruh Indonesia. Program ini memiliki dua fokus utama, yakni pembangunan sekolah baru di daerah yang belum memiliki SMA unggul serta pembinaan sekolah yang sudah ada agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Bapak Presiden percaya bahwa talenta terbaik bangsa ada di seluruh pelosok Indonesia, termasuk di Katingan. Namun peluang tidak datang sendiri, peluang harus diciptakan. Itulah tujuan Sekolah Garuda hadir sebagai wujud nyata empati Presiden yang diwujudkan melalui aksi,” ujar Wamen Stella.

Menurutnya, Sekolah Garuda dirancang dengan tiga pilar utama, yaitu pemerataan akses, inkubasi kepemimpinan, dan prestasi akademik yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.

“Kami ingin Sekolah Garuda menjadi tempat lahirnya calon pemimpin bangsa. Lulusan sekolah ini bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati dan semangat untuk membangun masyarakat sekitar,” tambahnya.

Dari sisi pembangunan, sekolah ini akan memanfaatkan dua hektare lahan dari total 20 hektare yang telah disiapkan. Sisanya akan dilestarikan sebagai kawasan hijau sekaligus dimanfaatkan melalui kerja sama dengan masyarakat dan perguruan tinggi, seperti Universitas Palangkaraya.

Pemanfaatan lahan ini akan diarahkan pada penelitian dan pengembangan potensi daerah, seperti konservasi gambut, riset karbon capture, serta pengembangan produk lokal seperti durian khas Katingan.

“Sekolah ini tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga katalisator pertumbuhan ekonomi dan penelitian daerah,” jelas Stella.

Bupati Katingan, Saiful, menyambut baik kunjungan Wamen Stella dan menyatakan kesiapannya mendukung penuh pembangunan Sekolah Garuda di daerahnya.

“Sekolah unggul ini merupakan cita-cita Presiden untuk melahirkan sumber daya manusia berkualitas dan pemimpin masa depan. Kami berharap anak-anak Katingan dapat menjadi bagian dari generasi unggul itu. Pemerintah daerah dan masyarakat siap bekerja sama agar Katingan terpilih sebagai salah satu lokasi Sekolah Garuda,” tegas Saiful.

Rencana Pembangunan dan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

Keputusan akhir mengenai penetapan lokasi akan diumumkan setelah laporan kunjungan lapangan disampaikan kepada Menteri dan Presiden. Jika disetujui, pembangunan fisik sekolah ditargetkan selesai pada Juni 2027, sehingga dapat menerima siswa baru pada tahun ajaran 2027/2028.

Program ini juga menjamin 80% siswa menerima beasiswa penuh, termasuk dukungan biaya pendidikan bagi lulusan yang berhasil masuk ke perguruan tinggi terbaik dunia.

Dengan kehadiran Sekolah Garuda, pemerintah berharap dapat mencetak generasi emas yang siap membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : amanda az

Editor : guntar

Berita Terkait

Tinjau Kesiapan TKA SD, Wamendikdasmen Pastikan Siswa Tak Perlu Cemas
RI–India Perkuat Aliansi Kampus, Bidik Riset Bisnis dan Ekonomi Global
Revisi UU Sisdiknas Menguat, DPR Janjikan Sistem Guru Lebih Adil dan Setara
TKA SMP Gelombang Pertama Berjalan Lancar, Partisipasi Capai Hampir 2 Juta Siswa
TKA SMP di Curug Berjalan Hangat, Murid Antusias Ikuti Asesmen Tanpa Tekanan
Alarm Pendidikan! 91 Persen Kasus Kekerasan di Sekolah adalah Kekerasan Seksual
FSGI Warning Keras: Lonjakan Korban MBG Makin Mengkhawatirkan
Revitalisasi Sekolah Digeber, 71 Ribu Satuan Pendidikan Siap Berbenah di 2026

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:21 WIB

Tinjau Kesiapan TKA SD, Wamendikdasmen Pastikan Siswa Tak Perlu Cemas

Kamis, 9 April 2026 - 08:57 WIB

RI–India Perkuat Aliansi Kampus, Bidik Riset Bisnis dan Ekonomi Global

Rabu, 8 April 2026 - 04:30 WIB

Revisi UU Sisdiknas Menguat, DPR Janjikan Sistem Guru Lebih Adil dan Setara

Selasa, 7 April 2026 - 21:27 WIB

TKA SMP Gelombang Pertama Berjalan Lancar, Partisipasi Capai Hampir 2 Juta Siswa

Selasa, 7 April 2026 - 07:30 WIB

TKA SMP di Curug Berjalan Hangat, Murid Antusias Ikuti Asesmen Tanpa Tekanan

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB